Surabaya Gelar Green Building Awareness Award

Surabaya Gelar Green Building Awareness Award
(kiri) Kahumas Pemkot Surabaya, M Fikser, Kabid Fisik dan Prasarana Bapeko, Gede Dwi Djajawardana, Juri Green Building Award, Tri Indrawanto dan Maria Anityasari saat gelar konferensi pers, Rabu (22/10/2014).

Sebagai bagian dari upaya Pemkot Surabaya untuk membuat Kota Pahlawan sebagai kota yang ramah lingkungan, Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya menyelenggarakan Green Building Awareness Award (GBAA). Dalam tahap awal, lomba ini akan diikuti sedikitnya 138 berbagai gedung pencakar langit di Surabaya.

Kepala Bappeko Surabaya Agus Imam Sonhaji kepada wartawan menjelaskan Surabaya GBAA 2014 merupakan penghargaan dari Pemerintah Kota Surabaya kepada pengelola bangunan gedung yang telah menerapkan konsep Green Building pada bangunan gedung yang dikelolanya.

“Ini adalah langkah awal dalam mewujudkan Surabaya sebagai eco city. Sebagai langkah awal, pelaksanaan GBAA 2014 akan difokuskan pada upaya peningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat,” ujar Agus Imam Sonhaji saat ditemui di Kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (22/10/2014).

Menurut Agus, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan pemahaman pengembang bangunan tentang kaidah green building. Jadi setiap pembuangan harus sesuai dengan kebijakan Peraturan Wali Kota oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Intinya, terang Agus, Green Building adalah bangunan ramah lingkungan yang aspek perencanaannya, pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaannya memperhatikan aspek-aspek perlindungan, penghematan, dan pengurangan sumber daya alam.

“Selain itu, bangunan ramah lingkungan juga senantiasa menjaga mutu, baik mutu bangunan maupun mutu kualitas udara di dalam ruangan,” jelas Agus.(wh)