Surabaya Barat Banjir, Sekolah dan Pasar Tutup

Surabaya Barat Banjir, Sekolah dan Pasar Tutup
Kendaraan roda dua banyak yang mogok akibat banjir di kawasan Surabaya Barat. umar alif/enciety.co

Banjir kembali melanda di wilayah Surabaya Barat. Tepatnya di Jalan Babat Jerawat hingga kawasan Kandangan Benowo. Akibat banjir tersebut, Pasar Benowo pun terpaksa tutup.

Banjir juga tumpah di akses jalan Singgapur, Kecamatan Pakal. Akibat banjir ini, arus lalu lintas di berbagai kawasan itu macet total. Anak-anak sekolah yang berangkat sejak pagi terpaksa pulang kembali ke rumah akibat tidak mampu melanjutkan perjalanannya kembali ke tempat belajarnya.

Begitu juga dengan sekolah yang diliburkan seperti SDN Benowo I dan SMP Wachid Hasyim. “Kami semua balik ke rumah setelah tahu kalau jalan gak bisa dilewati oleh roda dua. Dan kabarnya sekolah juga meliburkan hingga banjir surut,” kata Wenny, salah eorang siswa SMP sambil menjinjing sepatunya kepada enciety.co, Kamis (19/3/2015).

Sementara itu, Rahman, warga Benowo, mengatakan banjir kali ini tidak lagi menyerang Kauman, Sumberejo dan Gelora Bung Tomo. Air setinggi lutut orang dewasa itu lebih menggenangi sisi selatan.

Ia mengira banjir di kawasan ini karena Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah membesarkan saluran sungai untuk menampung banjir.

“Selama puluhan tahun disini, baru hari ini banjir tidak masuk kemari (Kauman red). Banjir malah menyerang akses jalur utama Benowo. Dan parahnya banjir malah ada di depan Kampus Universitas Wijaya Putra (UWP) di Babat Jerawat,” kata Rahman.

Selain itu, akibat banjir ini, Pasar Benowo yang berada di pinggir Jalan Raya Benowo kini aktivitasnya lumpuh. Para pedagang dan penjual sayur tidak lagi membuka dagangannya menunggu banjir reda.

“Banjir ini datang sejak tadi malam. Dan hingga kini belum surut. Semoga tidak ada hujan besar nanti malam, biar banjir tidak meluas lagi,” tutur dia. (wh)