Surabaya Bangun Delapan Sentra PKL Baru

Surabaya Bangun Delapan Sentra PKL Baru

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan membangun delapan sentra unit pedagang kaki lima (PKL) di Kota Pahlawan pada tahun 2015 ini. Dari data yang ada, hingga kini masih ada 9 ribu PKL yang berjualan di luar sentra yang disediakan.

Dengan anggaran Rp 1 miliar per unitnya yang diambilkan dari dana APBD Surabaya, diharapkan para PKL liar tidak akan ada lagi di trotoar. Kedelapan sentra PKL itu di antaranya ada di Pegirian dan Tanah Merah.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Surabaya Hadi Suwarno mengatakan tidak hanya ditertibkan namun keberadaan PKL masih dipikirkan nasibnya oleh Pemkot Surabaya.

“Kini masih tahap lelang proyek. Bila sudah ditentukan kontraktornya harus selesai bulan Juli esok,” tegas Hadi kepada wartawan di Surabaya, Kamis (29/1/2015).

Nantinya di setiap sentra PKL akan ditempati sekitar 60 PKL. Dan yang menentukan bisa masuk atau tidaknya PKL di sentra tersebut pihak Dinkop dan UMKM akan bekerjasama dengan pihak kecamatan.

“Pihak kecamatan yang berwenang menetapkan setiap PKL yang diijinkan berjualan di setra masing-masing,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta mall dan toko modern yang ada di Surabaya untuk membuat area-area yang bisa dipakai berjualan PKL. Dengan bantuan dari pihak swasta diharapkan bisa membantu percepatan pertumbuhan ekonomi. “Tidak hanya tugas kami tapi juga harus dibantu lainnya,” cetus dia. (wh)