Sundul Bola Bisa Rusak Otak Anak

 

Sundul Bola Bisa Rusak Otak Anak

Bermain bola adalah salah satu hal yang senang dilakukan anak-anak, namun ternyata menyundul bola dapat menyebabkan cedera serius. Michael Grey, Seorang dokter ahli syaraf dari Universitas Birmingham Inggris, menganjurkan agar anak-anak dilarang menyundul bola karena memiliki dampak negatif dapat merusak otak.

Dia mengatakan jaringan otot anak belum cukup kuat untuk menahan syok dari menyundul bola.

Beberapa dokter lain juga pernah mengeluarkan peringatan terhadap bahaya menyundul bola pada anak dengan mengambil referensi cedera dari pemain bola profesional. “Ini bukan berarti kami melarang anak berolah raga, malah kami menganjurkannya supaya tidak obesitas. Kami merasa peraturan bola dan cara melatih anak perlu ditinjau ulang,” kata Dr. Grey.

Dia mengatakan belum tahu pasti kapan umur yang tepat bagi seorang anak untuk mulai kuat menyundul bola. “Beberapa rekan saya mengatakan umur 14 tahun anak sudah cukup kuat. Namun, efeknya berbeda di tiap individu. Bahaya dari menyundul bola timbul dari getaran di tengkorak dan otak ketika menyundul bola,” kata dia.

Peraturan baru Asosiasi Sepak Bola Inggris mengatakan jika seorang pemain hilang kesadaran akibat cedera kepada kepala, maka pemain tersebut harus segera ditandu keluar dan tidak diizinkan bermain ke permianan. Beberapa sekolah di Amerika Serikat sudah menerapkan pelarangan menyundul bola dalam permainan. (bst/ram)