Stok Darah di PMI Surabaya Menipis

 

Stok Darah di PMI Surabaya Menipis

Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya memasuki masa kritis. Dari data terakhir hingga hari ini tercatat hanya ada 11.748 kantong darah dari berbagai golongan.

Untuk golongan darah A tercatat 2.755 kantong, darah B sebanyak 3.682 kantong, darah O terdiri 4.277 dan yang paling sedikit golongan AB yang hanya ada 990 kantong.

“Bila untuk puasa Ramadhan, stok darah ini sudah memasuki masa kritis,” tutur Humas PMI Surabaya Agung Tri Julianto saat memberikan keterangan kepada wartawan di Surabaya, Senin (30/6/2014).

Dia lalu mengungkapkan, berbagai langkah akan ditempuh pihaknya agar masyarakat Surabaya dan sekitarnya mau dan ikhlas mendonorkan darahnya di bulan puasa ini.

“Biasanya perhari 500 kantong di hari biasa tapi di bulan puasa ini turun hingga 30 persen saja,” beber Agung.

Padahal, sambung dia, pada hari biasa dibutuhkan darah sebanyak 400 kantong. Dan belajar dari pengalaman sebelumnya, Ramadhan biasanya membutuhkan stok 800 kantong darah.

“Kami berusaha yakinkan masyarakat bahwa donor darah tidak batalkan puasa. Boleh saja malam hari bila takut batal karena kami buka 24 jam,” terang Agung.

Bila ada perusahaan yang mau donor darah massal, Agung mempersilahkan untuk mengontak PMI yang berada di Jalan Embong Ploso ini. “Kami yang akan mendatanginya,” pungkas dia. (wh)