Steve Jobs di Rapat Rahasia Apple: TV itu Bisnis Buruk!

Steve Jobs di Rapat Rahasia Apple: TV itu Bisnis Buruk!

Apple sudah beberapa kali digosipkan bakal melepas bisnis Apple TV, sebuah perangkat yang benar-benar baru bagi Apple, ke pasar. Akan tetapi, hingga detik ini, kabar tersebut belum berubah menjadi kenyataan.

Pertanyaannya, akankah Apple benar-benar merilis Apple TV di masa yang akan datang? Dalam salah satu bagian buku terbarunya yang berjudul Haunted Empire: Apple After Steve Jobs, Yukari Iwatani Kane, mantan jurnalis The Wall Street Journal, berusaha mencari jawaban dari pertanyaan tersebut.

Seperti dikutip dari Business Insider, Senin (173/2014), Yukari menuliskan, sebelum meninggal Steve Jobs “berwasiat” kepada 100 karyawan terbaik Apple bahwa ia tidak memiliki rencana untuk merilis perangkat televisi.

Alasannya? Menurut Jobs, perangkat TV merupakan bisnis yang buruk.

Hal tersebut diucapkannya dalam pertemuan “Top 100” Apple. Setiap tahunnya, Apple diketahui mengumpulkan 100 karyawan terbaiknya dalam suatu tempat. Dalam pertemuan tersebut, para pegawai memberikan presentasi mengenai bisnis Apple. Tidak jarang, produk baru diperkenalkan.

Pertemuan itu sendiri berjalan sangat rahasia. Setiap karyawan tidak diperkenankan untuk menyebarkan isi pertemuan, bahkan kepada karyawan lainnya.

Nah, pada hari terakhir pertemuan tersebut di tahun 2010, Jobs, terlihat lemah akibat penyakitnya, memberikan kesempatan kepada 100 karyawan untuk memberikan pertanyaan.  

“Anda memiliki Steve Jobs yang duduk di tempat ini. Kalian adalah orang-orang saya, Anda bisa menanyakan apapun. Saya tidak peduli betapa bodohnya atau menghinanya pertanyaan itu. Saya ingin semua orang yang ada di tempat ini merasa nyaman mengenai semua pertanyaan yang dimiliki Anda mengenai perusahaan,” ucap Jobs kala itu.

Salah seorang dari karyawan yang hadir di tempat itu tidak menyia-nyiakan kesempatan dengan menanyakan, apakah TV merupakan arah selanjutnya dari Apple. Pertanyaan tersebut dijawab dengan tanpa keraguan sedikit pun dari Jobs dengan kata “tidak”.

“TV merupakan bisnis yang buruk. Mereka tidak akan “turn over” dan marjinnya buruk,” kata Jobs.

Menurut Yukari, beberapa orang dalam ruangan tersebut 100 persen percaya kepada ucapan Jobs tersebut. Akan tetapi, beberapa “veteran” sama sekali tidak memikirkan secara serius perkataan tersebut. Orang-orang tersebut meyakini bahwa maksud sebenarnya dari Jobs adalah untuk fokus kepada suatu hal yang ada di depan mereka terlebih dahulu ketimbang memikirkan suatu hal bisnis baru terlalu cepat.

Dalam pertemuan tersebut, Jobs secara tegas mengungkapkan bahwa ia tidak menyukai bisnis TV. Namun, Jobs sendiri dikenal sering melakukan hal berlainan dari perkataannya. Jadi, akankah Apple merilis Apple TV di masa yang akan datang? (bh)