Status Gunung Kelud Turun Tiga Level

Status Gunung Kelud Turun Tiga Level

 

Meredanya aktivitas Gunung Kelud beberapa kurun waktu terakhir membuat para pengungsi banyak meninggalkan posko untuk kembali ke rumahnya. Hal ini tak lepas dari aktivitas vulkanik Gunung Kelud sudah mereda.

Berdasarkan pantauan petugas Gunung Kelud Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mencatat adanya penurunan aktivitas yang drastis.

“Status Gunung Kelud sudah masuk dalam kategori Awas Level I. Pertama kali gunung tersebut meletus pada status Awas Level IV. Jadi tinggal satu tingkat lagi ke Siaga,”ungkap  Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blitar Heru Irawan, Selasa (19/2/2017).

Dia mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait terkait status Gunung Kelud. Menurutnya, jika situasi ini tidak berubah lagi maka tiga hari lagi statusnya bisa diturunkan menjadi Siaga.

Ia menambahkan, pemantauan tiap-tiap level ini, akan dilakukan selama 3-4 hari. Dengan demikian keputusan menurunkan status Gunung Kelud jadi Siaga atau menahan ke level Awas akan diputuskan besok Kamis atau Jumat.

Sementara Partini (50), salah seorang warga Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, mengaku enggan untuk kembali ke posko pengungsi. “Ditinggal mengungsi malah sapi tetangga dua ekor hilang dicuri maling,” katanya.

Saat ditanyakan apakah dirinya tidak khawatir terhadap banjir lahar dingin, Partini mengatakan biasanya Kabupaten Kediri yang mengalami banjir cukup parah.

“Disini jarang ada banjir lahar dingin. Namun bila banjir lahar dingin benar-benar meluap dan menuju Blitar baru akan mengungsi,” ucapnya. 

Gunung Kelud sendiri dari Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar berjarak 20 kilometer dan hingga kini terus  mengeluarkan asap putih. (wh)