Startup dan UKM Didorong Gunakan Cloud Computing

Startup dan UKM  Didorong Gunakan Cloud Computing
foto: suyati.com

Pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mendorong perusahaan-perusahaan pemula (startup) dan usaha kecil dan menengah (UKM) untuk menggunakan cloud computing. Sistem tersebut diklaim bisa membantu pengguna mengakses data kapan pun dan di mana pun, menciptakan efisiensi perusahaan, serta dapat meniadakan investasi menjadi operational expenditure (opex), yang diharapkan mendorong pertumbuhan bisnis.

Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika (Dirjen Aptika) Kemkominfo Bambang Heru Tjahyono mengatakan, cloud computing memungkinkan penyimpanan data, aplikasi serta berbagai hal lainnya tanpa batasan. Layanan cloud computing memudahkan pengambilan data, mengunduh aplikasi, sekaligus berpindah dari satu layanan cloud ke layanan lainnya. Tren ini akan memberikan banyak keuntungan, baik dari sisi pemberi layanan (provider) maupun dari sisi pengguna. “Dengan adanya cloud computing, data bisa terhubung kapan dan di mana pun. Dampak lainnya,cross border data, akibatnya kita akan memasuki era internet of things. Memang sekarang ini masih M2M (machine to machine), tetapi ke depannya akan terus berkembang. Jadi, hal-hal yang sifatnya mendukung startup untuk mengembangkan bisnis, tentu akan kami dukung, terutama dengan pemanfaatan cloud computing,” kata Bambang, di Jakarta, Rabu, (26/8/2015).

Oleh karena itu, salah satu upaya yang sedang dilakukan pemerintah untuk mendorong UKM maupun startup lokal adalah memberikan insentif, yaitu pemberian nama domain lokal .id secara gratis, dan juga biaya hosting. “Dengan cara ini, kami harapkan pemanfaatan cloud computingakan terus berkembang demi menumbuhkan bisnis mereka,” terang Bambang. (bst)