Stabil, Nurul Kembar Siam Banyuwangi Dipindahkan

 

Stabil, Nurul Kembar Siam Banyuwangi Dipindahkan

Meski saudara kembarnya, Rahma Anindita Vani Maulida tak sempat tertolong lantaran mengalami gagal jantung, namun harapan positif dapat dilihat pada kondisi Nurul Anindita Vani Maulida, kembar siam asal Banyuwangi.

Hal ini membuat tim Pusat Penanganan Kembar Siam Terpadu (PPKST) RSUD Dr Soetomo Surabaya memutuskan untuk memindahkan Nurul kembali ke ruang Irna Anak, Senin (1/9/2014).

“Kondisi Nurul semakin membaik, lukanya juga sudah mulai mengering. Jadi kami putuskan untuk memindahkan Nurul ke Irna Anak,” terang Ketua PPKST RSUD Dr Soetomo Surabaya dr Agus Harianto kepada waratawan di Surabaya.

Kendati demikian,kembar siam Nurul tetap selalu dipantau oleh perawat dan dokter jaga dari tim PPKST. Ini untuk melakukan pantauan kondisi Nurul yang mengalami kelainan jantung.

“Kami tetap khawatir pada kondisi Nurul. Kami tidak ingin dia seperti saudara kembarnya yang mengalami gagal jantung,” tambahnya.

Selain itu, menurut Agus, pihaknya juga mewaspadai luka bekas operasi yang dialami Nurul yang belum sembuh seratus persen. “Kami juga mewaspadai adanya infeksi pada luka yang belum sembuh secara sempurna,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya akan tetap melakukan monitoring kembar siam selama 24 jam melalui petugas jaga di ruang Nakula bergantian.

“Semoga kondisi Nurul lebih baik lagi, dan segera bisa sembuh. Agar kami bisa melakukan tahapan selanjutnya menangani kelainan bawaan Nurul,” bebernya. (wh)