SpeedUp Penetrasi Pasar Surabaya

SpeedUp Penetrasi Pasar Surabaya

Satu lagi perusahaan teknologi informasi dalam negeri melakukan penetrasi pasar di Jatim dengan menorobos pasar tablet. SpeedUp Technology Limited produsen tablet SpeedUp mulai Kamis (18/12/2014), melakukan penetrasi pasar di Surabaya.

Penetrasi kali ini dilakukan setelah pihak SpeedUp memasarkan melalui ritel modern dan gerai telekomunikasi. Vice President Product and Marketing Rahmad Widjaja Sakti menyatakan, semua line up yang dikenalkan masyarakat Surabaya dan Jatim berteknologi tinggi.

“Kita satu-satunya produk dalam negeri yang sudah menggandeng Intel untuk tablet,” kata Rahmad. Dalam memerkenalkan semua produknya, masing-masing varian memiliki tiga line up, baik tablet, modem, maupun software.

Untuk pasar tablet terbagai dua, pertama untuk  segmen gamer dan commercial. Untuk segmen gamer terdapat tiga line up yakni, SpeedUp Pad Game, SpeedUp Pad Calling (Phone2), dan SpeedUp Internet and Browsing. Sedangkan segmen commercial SpeedUp for Consummer, SpeedUp for Commercial, dan SpeedUp for Education.

Masing-masing produk tersebut telah dijejali dapur pacu Intel dengan memory hingga 2 Giga Bita (GB). “Sangat jarang memori untuk tablet hingga 2 GB, karena kami memang concern terhadap konsumen gamer, edukasi, maupun kebutuhan browsing di dunia maya,” jelas Rahmad.

SpeedUp ini berjalan pada platform Android KitKat 4.4 (Phone2). Sedangkan aplikasi yang dibenamkan SpeedUp untuk tablet game, 80 persen sepenuhnya konten lokal.

Pihak SpeedUp sengaja tidak memasang slot SIM card untuk memberi kepuasan terhadap pengguna. “Masalahnya bila dimasukkan SIM Card, baterai cenderung boros dan mudah panas,” lanjutnya. Solusi yang diberikan SpeedUp menyediakan tiga modem sekaligus.

Sejauh ini pihak SpeedUp belum mau buka daa hasil penjualan sepanjang tahun 2014. Tetapi rahmad menegaskan optimimisme pasar di Jatim cukup besar dan diperkirakan tumbuh 70 persen atau setara dengan 5 juta unit pada tahun 2015 untuk pasar tablet saja.

“Pasar tablet masih besar baik nasional maupun Jatim. Terlebih di Jatim itu green field, karena forecast kita, growth untuk pasar tablet di Jatim sendiri bisa mencapai 20 persen dibanding tahun ini,” ungkapnya. Diperkirakan tahun 2015 akan ada 10 juta unit mix antara PC dan tablet. (wh)