Sosis Bakar Ratna Siap ‘Membakar’ Kuta dan Seminyak

Sosis Bakar Ratna Siap ‘Membakar’ Kuta dan Seminyak

Ratna Linda Priyanti memamerkan sosis bakar buatannya. foto: arya wiraraja/enciety.co

Ratna Linda Priyanti bisa dibilang perempuan gigih. Hingga kini, ia melakoni dua profesi, sebagai PNS di Unit Fasilitas Umum ITS Surabaya dan pelaku usaha anggota Pejuang Muda Surabaya. Melalui bisnis yang dilabeli Sosis Dowo, ia mampu meraup omzet puluhan juta rupiah per bulannya.

“Ya, kalau dihitung gaji seorang PNS jelas kalah dengan pendapatan seorang pelaku usaha. Kalau PNS, ya standar UMR. kalau pelaku usaha bisa lebih besar,” ujar dia, lantas tersenyum. 

Ratna yang lahir pada April 1979 itu, mengungkapkan dulu ia sangat memimpikan jadi PNS. Alasannya sederhana, dapat gaji tetap dan bisa jadi kebanggaan keluarga. Pascalulus dari Prodi Bahasa Inggris Ubaya, tahun 2002, ia ikut tes PNS dan diterima. 

Tahun 2014, ia ikut membantu kawannya berjualan di salah satu acara bazar di salah satu SMA di Surabaya. “Dulu, kalau weekend kumpul sama temen-temen. Suatu saat, saya dimintain tolong temen ikut jualan es. Meski bukan dagangan saya, kalau dagangan laku dibeli orang itu rasanya bangga. Dari situ saya berhasrat untuk mencoba berbisnis,” tegas Ratna.

Saat memulai usaha, dia sempat dipinjami booth kawan untuk jualan gorengan. “Waktu itu saja join sama temen. Saya jualan jajanan, dia minumannya. Namun dulu saya tidak setiap hari jualan kayak gitu. Cuma pas weekend saja, Sabtu dan Minggu,” terang istri Agus Muhammad S, itu.

Lebih setahun melakoni aktivitas itu, Ratna mulai berpikir meningkatkan usahanya. Ibu dua anak itu memberanikan diri membeli booth dari uang tabungan hasil jualan selama ini. Waktu itu, Ratna memilih jualan sosis bakar. Label Sosis Dewo diambil dari singkatan gede dan dowo (besar dan panjang dalam Bahasa Jawa).

“Kenapa sosis, karena jajanan ini banyak disukai semua kalangan. Dari anak-anak, remaja, hingga dewasa,” tutut Ratna.

Awal merintis usaha, ia mengaku banyak tantangannya. Terutama mengatur waktu. “Kita kan masih punya tanggungan kantor. Jadi waktu operasional usaha kita juga terbatas. Setelah dapat uang saya kumpulkan sedikit-sedikit buat rekrut pegawai dan tambah booth,” ungkap dia.

Sosis Bakar Ratna Siap ‘Membakar’ Kuta dan Seminyak

Saat ini, usaha Ratna makin berkembang. Ia mengaku punya 2 buah booth yang dia kelola sendiri. Tempatnya di Kantin Pusat ITS dan Kedai Ambengan. Dia juga punya 3 booth yang dilepas lewat sistem franchise. Di antaranya di di Jatim Park 1, G-Walk Citraland, dan Rungkut. Untuk produksi, Ratna sekarang telah dibantu 8 orang.

“Tahun 2019 ini, saya punya rencana melepas 2 booth lagi ke Bali. Tepatnya di kawasan wisata Kuta dan Seminyak. Mudah-mudahan pertengahan 2019 bisa launching,” papar Ratna. (wh)