Sofyan Djalil : Laporkan Bila BPN Berleit-belit

Sofyan Djalil : Laporkan Bila BPN Berleit-belit

Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil Sofyan Djalil dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Kelurahan Made, Senin (26/9/2016). foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Kementerian Agraria dan Tata Ruang berusaha untuk meningkatkan pelayanan dengan memperhatikan dan mendengarkan masukan baik dari pemerintah daerah maupun dari masyarakat secara lansung.

Hal itu ditegaskan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil di Balai Pertemuan RW 02 kelurahan Made, Senin (26/9/2016).

“BPN (Badan Pertanahan Nasional) adalah pelayanan publik dan berikan input yang baik untuk kebijakan aturan. Akan kami perbaiki bila ada berbelit-belit dan laporkan kepada saya bila ada petugas yang tidak segera menyelesaikan secara cepat,” tegas Sofyan Djalil.

Dalam acara Sertifikatkan Surabaya untuk perkuat kepastian hukum hak atas tanah tersebut, ada 6.500 bidang tanah dari 23 kelurahan yang telah disertifikatkan atas kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan beberapa pihak swasta pengembang di kota Pahlawan.

Di tempat sama, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengajak kepada semua lapisan masyarakat Surabaya untuk bisa bersama-sama membangun dan bekerja sama.

“Dengan bergandengan tangan maka negara akan maju dan sejahtera. Saya yakin kebijakan ini sudah ditunggu masyarakat untuk mensertifikatkan tanahnya,” kata Tri Rismaharini.

Wali Kota perempuan pertama di Surabaya ini menambahkan, Pemkot Surabaya sebenarnya juga telah mempunyai program IMB guna membantu masyarakat dengan pengurusan tanahnya.

“Kami juga punya program IMB di setiap kecamatan, dimana bila masyarakat mempunyai tanah dan bangunan di bawah 200 meter persegi, maka kami yang akan menggambarnya dan tidak perlu lagi mencari orang menggambar untuk perlengkapan berkas,” tandas Risma. (wh)

Sofyan Djalil : Laporkan Bila BPN Berleit-belit