Soal PSSI, Menpora Kalah Gugatan di PTUN Jakarta

Soal PSSI, Menpora  Kalah Gugatan di PTUN Jakarta
foto: rmoljakarta.com

PSSI memenangkan gugatannya terhadap Kemenpora di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Selasa (14/7/2015). Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengabulkan gugatan yang diajukan PSSI atas Kementerian Pemuda dan Olahraga. Pengadilan pun meminta Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mencabut Surat Keputusan tentang Pembekuan PSSI.

Majelis hakim yang diketuai Ujang Abdullah menerima seluruh alasan gugatan yang diajukan PSSI. “Seluruh eksepsi tergugat (Kemenpora) ditolak, dan duplik yang diserahkan PSSI diterima seluruhnya,” kata Ujang Abdullah di PTUN Jakarta.

Dalam pertimbangan perkara bernomor 91/G/2015/PTUN-JKT, Majelis menyatakan tenggat surat peringatan yang diberikan Kemenpora kepada PSSI terlalu pendek. “Tenggat waktu antara SP I dan III tidak sesuai nalar karena SP I ke II hanya enam hari dan dari SP II ke III hanya sehari,” jelas Hakim.
“Tenggat tersebut melanggar asas profesionalitas dan pemerintahan yang baik. Dan SK Menpora adalah bentuk penyalahgunaan wewenang,” tandasnya.

Ketua umum PSSI La Nyallan Mattalitti mengaku bersyukur atas kemenangan ini. Dia berharap, Menpora  Imam Nahrawi bisa berbesar hati menerima dan melaksanakan putusan pengadilan ini. Tak hanya itu,  Ketua Kadin Jatim ini juga mengajak Menpora berdamai dan  membuka lembaran baru sepakbola nasional. (lp6)