Smartphone Tingkatkan E-commerce di Indonesia

Smartphone Tingkatkan E-commerce di Indonesia

 

Tren e-commerce terus meningkat sesuai dengan karakteristik pengguna yang kian matang dan teredukasi. Berdasarkan index Custora High-Growth E-Commerce, di 2013 hampir 40 persen online shopping terjadi melalui perangkat mobile.

Tren ini diprediksi akan terus meningkat seiring dengan maraknya perangkat smartphone dan Tablet dengan harga yang relatif terjangkau dan koneksi internet yang kian cepat. Kini semua kalangan dapat menjalankan bisnis dan melakukan transaksi hanya berbekal smartphone atau tablet.

Pikukuh Tutuko, CEO iPaymu mengatakan, saat ini pengguna ponsel sudah setara dengan jumlah penduduk yang ada. Dari 250 juta pengguna ponsel, sekitar 60 juta adalah pengguna smartphone.  Hal ini sangat mendukung pertumbuhan e-commerce – mobile payment.

Dari segi deman, potensi e-commerce- mobile payment di Indonesia sangat menjanjikan dengan populasi 250 juta, median usia 28,5 tahun, tingkat ekonomi menengah yang tumbuh pesat, dan populasi urban 51 persen dari total penduduk. Adopsi teknologi digital umumnya dapat berlangsung cepat sehingga ini juga bukan menjadi hambatan yang berarti.

Mobile payment QRCode sebetulnya tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Di ponsel BlackBerry ketika kita mau meng-invite pin teman, selain dengan cara manual biasanya menggunakan barcode di ponsel tersebut. Mekanisme kerja iPaymu Mobile Transaction tidak jauh berbeda dengan teknologi tersebut,” ungkap Pikukuh Tutuko, CEO iPaymu di Jakarta, Senin (27/1/2014).

Senada dikatakan Agus Hamonangan, Ketua id Android Indonesia bahwa platform e-commerce seperti ini akan cepat menjadi bagian gaya hidup masyarakat urban. Apalagi aplikasinya bisa diunduh di ponsel Android.

Praktis dan Aman
Melalui belanja online, kata Pikukuh Tutuko, kesalahan dalam menghitung uang kembalian dari suatu transaksi tidak akan terjadi. Manfaat lainnya, lanjut Pikukuh  waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu transaksi dengan e-money dapat dilakukan jauh lebih singkat dibandingkan transaksi dengan kartu kredit atau kartu debit, karena tidak harus memerlukan proses otorisasi on-line, tanda tangan dan lainnya. (oke/bh)