Smartfren Bangun 700 BTS senilai USD 130 Juta

Smartfren Bangun 700 BTS senilai USD 130 Juta

 

PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN), perusahaan telekomunikasi kelompok usaha Sinar Mas, mengalokasikan belanja modal pada 2014 sebesar USD 120 juta hingga USD 130 juta.

Antony Susilo, Direktur Keuangan Smartfren Telecom, mengatakan total belanja modal pada tahun ini naik 30 persendari realisasi belanja modal 2013 sebesar 100 juta dolar AS. Sebanyak 100 juta dolar AS dipakai untuk jaringan, sisanya nonjaringan.

Perusahaan telekomunikasi berbasis teknologi code division multiple access (CDMA) itu berencana menambah 700 base transceiver station (BTS) baru, memperbarui BTS lama, dan meningkatkan bandwidth.

“Kami sudah membangun 5.800 BTS yang menghabiskan dana hingga Rp3,5 triliun,” kata Antony.

Sementara itu target pendapatan usaha Smartfren pada 2014 tumbuh sebesar 40 persen dari pendapatan pada 2013 yang diperkirakan mencapai di atas Rp2 triliun.

Antony memproyeksi pendapatan pada tahun ini nyaris tumbuh 50 persen dari pendapatan 2012 sebesar Rp1,65 triliun. Pada awal 2013, perseroan menargetkan pendapatan pada 2013 tumbuh 50 persen dari 2012 atau mencapai Rp2,48 triliun.

Menurutnya, pendapatan pada 2013 paling besar disumbang oleh layanan data. Kontribusinya sekitar 70-80 persen terhadap total pendapatan. Layanan data masih jadi primadona di industri telekomunikasi. Karena itu, Antony memperkirakan layanan data ini bakal jadi penyumbang terbesar pendapatan pada tahun-tahun mendatang. (bns/bh)