Ini Skema Pembangunan Infrastruktur Surabaya untuk Atasi Macet

Ini Skema Pembangunan Infrastruktur Surabaya untuk Atasi Macet

Mengatasi kemacetan di Kota Surabaya sisi Selatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan pembangunan infrastruktur. Hingga kini, proyek frontage road (jalan tepi) sisi barat yang berada di Jalan Ahmad Yani terus dikebut agar tuntas di bulan Juli sebelum pelaksanaan Preparatory Committee (PrepCom) III UN Habitat.

Penambahan infrastruktur di Jalan Ahmad Yani direncanakan akan dibangun underpass di Bundaran Dolog dan juga persimpangan Margorejo. Selain itu juga akan dibangun box culvert di Jalan Jemursari dan Jemur Handayani.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, infrastruktur ini penting dilakukan untuk mengurangi kemacetan di kawasan tersebut.

“Pembangunannya nanti mengatasi kepadatan di tempat ini karena lintasan super padat lalu lintas di Bundaran Dolog dan Margorejo,” kata Tri Rismaharini kepada awak media di kantornya Balai Kota, Kamis (31/3/2016).

Dengan adanya underpass nanti, katanya, baik di persimpangan Margorejo maupun Bundaran Dolog, maka akses jalan dari barat ke timur akan lebih mudah dan tidak ada halangan. Karena selama ini, aksesnya ada konflik dengan akses utara ke selatan.

Selain itu, lanjutnya, dengan adanya underpass ini jalan yang utara ke selatan bisa berjalan terus lewat bawah dan tidak akan bertemu serta bisa langsung ke Bundaran Dolog. “Nanti akan ada rekayasa lalu lintas dari pihak Dinas Perhubungan,” cetusnya.

Ia menambahkan, dari penjelasan Erna Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, kini ada sisa lelang Rp 8 miliar dari frontage road dari nilai awal Rp 43 miliar. Untuk FR di depan Polda hingga kampus Ubhara tinggal pelaksanaannya saja agar saat tamu dari mancanegara untuk menghadiri Prepcom III UN Habitat pengerjaannya sudah kelar. (wh)