Situs Belanja Online Bakal Kena Pajak

Situs Belanja Online
Situs belanja online bakal dikenakan pajak. Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) yang juga menjabat sebagai Plt Direktur Jenderal Pajak, Mardiasmo, berencana menarik pajak dari transaksi online. Menurutnya, saat ini situs jual beli online sudah mampu meraup untung yang banyak sehingga sudah layak dikenakan pajak. “Mereka itu sangat kaya sebagai pedagang di situs online. Nanti kami akan atur supaya situs-situs online tersebut dikenakan pajak perorangan. Biar nggak sembarangan berjualan,” ujarnya di Jakarta.
Lebih lanjut, Mardiasmo mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengajak Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) guna merealisasikan hal tersebut. “Kami akan membuat kerjasama dengan Kominfo. Nanti pedagang-pedagang situs belanja online yang banyak itu akan kita kenai pajak. Saya rasa, pak menteri Kominfo akan setuju,” katanya.

Mardiasmo menambahkan, pengenaan pajak bagi bisnis online seperti ini sudah dilakukan oleh negara-negara lain. Bahkan Indonesia termasuk yang terlambat soal penerapan kebijakan tersebut. “Misalnya di India. Dia sudah mengenakan wajib pajak untuk para pedagang situs belanja online. Sedangkan di Indonesia belum,” tandasnya.
Kepala Pusat Informasi dan Humas Kominfo, Ismail Chawidu, menyatakan pihaknya mendukung rencana Kementerian Keuangan untuk menambah pendapatan negara dari pajak dari sektor e situs belanja online. “E-commerce cukup tumbuh pesat di Indonesia. Kita akan mendukung program yang ditetapkan pemerintah secara keseluruhan, seperti mendapatkan pendapatan dari pajak e-commerce,” ungkap Ismail.
Ismail menambahkan, jika dibandingkan dengan negara lainnya, pendapatan Indonesia dari sektor situs belanja online masih terbilang kecil. Meski begitu, ia mengaku pihaknya akan berupaya tetap melindungi industri situs belanja online yang baru berkembang di ranah teknologi Indonesia. “Kita belum tahu seperti apa jelasnya, kita akan tetap lihat bagaimana aturannya nanti dan berusaha supaya tidak mengganggu pertumbuhan e-commerce di Indonesia. Nanti akan ada bahasan lanjutan antara Kemenkeu dengan Pak Menteri Kominfo, kita lihat saja,” tandasnya.

Menurut data Kementerian Komunikasi dan Informatika tahun 2013, hingga saat ini jumlah pengguna Internet di Indonesia baru mencapai 30 persen dari total populasi. Sebanyak 70 persen pengguna internet di Indonesia disebutkan telah memberikan pendapatan sebesar Rp 130 triliun melalui transaksi e-commerce dalam satu tahun. Adapun rencana pengenaan pajak bagi situs belanja online diusulkan karena menurut Mardiasmo saat ini situs jual beli online sudah mampu meraup untung yang banyak sehingga sudah layak dikenakan pajak. (lp6)