Siti Khadijah, Mukena Malaysia Buka Gerai di Surabaya

Siti Khadijah, Mukena Malaysia Buka Gerai di Surabaya

Brand fashion asal Malaysia, Mukena Siti Khadijah hadir dengan membuka gerai di Tunjungan Plaza (TP) 1 Surabaya.

Menurut Nindy Crisya Marzarefah, General Manager Siti Khadijah Indonesia, Selasa (21/5/2019), brand Siti Khadijah ini membuka dua gerai sekaligus di Indonesia yakni di Pekan Baru dan Surabaya.

Dijelaskan olehnya, bahwa Mukena Siti  Khadijah ini memang dirancang sedemikian rupa agar para remaja dan emak emak saat Shalat tidak terganggu oleh rambut yang keluar menghiasi jidatnya, atau mukena yang menutupi mukanya jatuh, akibatnya selain mengganggu kekhusukan shalat juga bisa membuat tidak sah karena jidat tidak bisa menyentuh tempat shalat langsung.”Untuk itu, Mukena Siti Khadijah memberikan solusinya yang terbaik,” papar  Nindy.

Sesuai dengan tujuannya yang mulia yakni bagaimana menyembah Allah SWT dengan baik dan sempurna,  bahan bahan pembuatan dari Mukena Siti Khadijah adalah pilihan yang tidak dimiliki oleh produk lain karena bahan yang disebut Khadijah Koklin hanya diproduk khusus Mukena Khadijah saja dan merupakan hak paten.

Untuk itu harus dimaklumi jika harganya juga cukup mahal bila dibandingkan dengan mukena merk lain.

“Apa salahnya menghadap Allah pakai mukena branded. Masak pakaian branded, menghadap dan menyembah Allah SWT pelit,” Ungkap Munzir Aminuddin CEO Mukena Siti Khadijah dengan nada menyindir disela acara.

Lebih jauh Munzir yang juga putra dari Puan Fazilah Indah penemu atau perancang pertama Mukena Siti Khadijah asal Malaysia menceriterakan, bahwa pada awalnya ibundanya saat menjalankan ibadah shalat selalu terganggu oleh mukena yang dipakai, selain rambutnya suka keluar menghiasi jidatnya juga jatuh menutupi mukanya, kalau tidak begitu karet pengait muka juga ada bekas memar merah.Berangkat dari kondisi inilah kemudian ia membuat dan merancang mukena sendiri, maka jadilah Mukena yang kita kenal dengan Khadijah itu.

Awalnya hasil rancangan ibunda Munzir ini memang dipakai sendiri, namun karena banyak manfaat dan banyak dibutuhkan maka akhirnya diedarkan untuk umum yang akhirnya sampai ke Indonesia, karena bahan bahannya tidak murah dan berkualitas maka harganya juga mengikuti selera bahan bahan materialnya.

“Sangat jauh  berbeda dengan mukena merk  lain yang ada, anda tidak akan percaya sebelum anda mencobanya, makanya jangan percaya dengan omongan saya dan Nindy mari coba saja nanti anda akan percaya,“ tandasnya. (wh)