Siswa SDM 4 Pucang Belajar Manfaat Mangrove

Siswa SDM 4 Pucang Belajar Manfaat Mangrove

Soni Mukshon mengajarkan manfaat mangrove kepada siswa SDM 4 Pucang, Kamis (20/4/2017).foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Kota Surabaya yang memiliki hutan mangrove Pamurbaya ternyata memiliki banyak manfaat untuk dilakukan pengelolaan. Seperti diajarkan Soni Mukshon (ketua kelompok tani mangrove Wonorejo) yang menjadi gutu tamu ratusan siswa kelas 4 dan 5 Sekolah Dasar Muhammadiyah (SDM) 4 Pucang Surabaya.

Dalam pelajaran mengenal manfaat tumbuhan yang hidup di pantai tersebut, banyak manfaat yang didapatkan bila diolah secara benar. Mulai dari berbagai jenis makanan dan minuman serta sabun dan pewarna batik alam.

“Banyak manfaat yang didapatkan dari hutan mangrove. Mungkin belum banyak yang mengetahuinya kegunaan dan manfaat selain menjaga abrasi pantai,” kata Soni Mukhson di TMB lantai 4 SDM 4 Pucang Surabaya, Kamis (20/4/2017).

Ia memaparkan, di hutan mangrove sendiri ada 202 jenis tanaman. Salah satunya adalah yang bernama bogem atau bahasa latinnya sonny ratia casioralis. Tanaman ini biasanya dibuat minuman instan atau yang bisa langsung diminum dengan merek bog C.

Selain itu, tanaman mangrove bisa dibuat berbagai macam kue kering, cuka namun pengawetannya tidak memakai bakteri tapi dengan jamur dan es krim tanpa biji.

Juga bisa dibuatkan minuman sirup magrove, tepung penganti beras yang rendah gula dan tinggi serat. “Lainnya, tanaman mangrove bisa diolah menjadi pewarna batik dan membuat sabun,” urainya.

Humas SDM 4 Pucang Surabaya Edi Purnomo mengatakan dengan menghadirkan guru tamu terhadap anak didiknya, diharapkan dapat menambah ilmu selain dari buku tematik yang dipakai di sekolahan.

“Guru tamu ini mengajarkan kepada kami manfaat mangrove. Mulai pengenalan hingga manfaat bagi kehidupan. Tadi juga diajarkan membuat berbagai olahan, bila murid tertarik mencoba membuatnya, maka hasilnya bisa dijual ke teman-temanya. Jadi kami juga mengajarkan entrepreneur sejak kecil,” kata Edi Purnomo. (wh)