Siswa SD Kerjakan Unas di Rutan Medaeng

 

Siswa SD Kerjakan Unas di Rutan Medaeng

Pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berlangsung, Senin (19/4/2014), juga diikuti narapidana (napi) di Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Surabaya di Medaeng Sidoarjo.

Peserta ujian tersebut adalah Moch Rizal Febrianto (13), asal sekolah SD KH Hasyim, terpidana pencurian laptop yang terjerat pasal 363 KUHP dan dipidana 1 bulan 21 hari.

Kepala Rutan (Karutan) Medaeng Kadiyono membenarkan bila pihaknya juga turut menyelenggarakan UN di tempatnya.  “Iya ada satu tahanan kami yang statusnya masih siswa Sekolah Dasar. Dia terpaksa mengerjakan soal Unas dalam rutan, karena kasus pencurian yang dilakukannya,” katanya.

Menurut dia, Rizal sendiri saat ini fokus mengerjakan Unas tersebut. Karena sebelum diadakannya ujian untuk siswa SD tersebut, baik dari orang tua maupun pihaknya telah memberikan fasilitas belajar bagi Rizal. Mulai dari ruangan yang tenang dan juga buku pelajaran yang diujikan telah tersedia.

“Kami memberikan kesempatan belajar pada Rizal untuk mempersiapkan dirinya saat menghadapi UN,” sahutnya.

Humas Rutan Medaeng Teguh Hartaya menambahkan, sebelum ujian pihaknya juga membesarkan hati Rizal untuk tetap berbuat yang terbaik walau dirinya kini harus mendekam dalam penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Mulai fasilitas hingga perkataan yang membangkitkan semangat bagi Rizal sendiri agar ia siap mengikuti UN hari pertama tahun ini yaitu Bahasa Indonesia,” terang Hartaya.

Terkait penyelenggaraan Unas di Rutan Medaeng sendiri, Hartaya mengatakan bahwa tidak ada penjagaan yang ketat untuk Rizal. Pihak Rutan Medaeng dibantu oleh bagian pengawas ujian dari pihak Dinas Pendidikan (Dindik) dan pihak sekolah Rizal.

Tempat yang digunakan tetap sama seperti Unas SMA dan Unas SMP kemarin yaitu di aula lantai dua dan akan berlangsung hingga Rabu (21/5) esok. (wh)