Sindikasi Bank Pinjami Telkomsel Rp 5 Triliun

Telkomsel Tumbuh Double Digit Tiga Tahun Berturut-Turut

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), meraih pinjaman senilai Rp 5 triliun dari lima bank lokal dan asing. Seluruh dana ini rencananya digunakan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan. Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati mengatakan, penandatangan kesepakan pinjaman telah dilaksanakan Rabu (8/4/2015).

Pinjaman yang didapatkan Telkomsel ini terdiri atas dua bagian. Bagian pertama merupakan kredit berbentuk valas dan rupiah senilai Rp 4 triliun dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), Bank ANZ, dan Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd. Sedangkan bagian kedua berbentuk overdraft facility yang dapat ditarik sewaktu-waktu senilai Rp 1 triliun dari Deutcsche Bank AG cabang Jakarta.

Tahun ini, Telkomsel menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 12,9 triliun. Nilai itu setara dengan 18-20 persen dari total pendapatan perseroan tahun lalu sebanyak Rp 66,2 triliun. Dana ini akan dimanfaatkan untuk menambah jumlah base transceiver station (BTS) menjadi 100.000 BTS tahun ini, dibandingkan tahun lalu sebanyak 85.000 BTS.

Perseroan menargetkan sebanyak 90 persen tambahan BTS berbasis teknologi 3G dan 4G, sisanya sebanyak 10 persen merupakan BTS berbasis teknologi 2G. Hingga akhir 2014, Telkomsel mampu menjaring 140,3 juta pelanggan dengan pelanggan layanan data mencapai 67 juta. Tahun ini, target penambahan jumlan pelanggan baru sebanyak 4-6 juta.

Telkomsel membukukan pendapatan Rp 66,25 triliun, naik 10,4 persen dibandingkan tahun 2013 sebesar Rp 60,03 triliun. (bst)