Simulasi Menyembelih Hewan Kurban di SDM 4 Pucang

Simulasi Menyembelih Hewan Kurban di SDM 4 Pucang

Ratusan siswa SDM 4 Pucang belajar adab memotong hewan kurban, Jumat (9/9/2016). foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Ratusan siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah (SDM) 4 Pucang Surabaya mengikuti simulasi menyembelih hewan kurban sesuai syariat Islam, Jumat (9/9/2016). Kegiatan tersebut dilakukan jelang Idul Adha tahun pada Senin (12/9/2016) nanti.

“Ada beberapa adab yang perlu diperhatikan berdasarkan tuntunan yang diajarkan Rosulullah saat akan memotong hewan kurban agar ibadah diterima oleh Allah SWT,” kata Humas SDM 4 Pucang Edi Purnomo yang menyebutkan untuk tahun ini pihaknya akan menyembelih 5 ekor sapi dan 80 ekor kambing.

Dalam simulasi penyembelihan hewan kurban ini sendiri, SDM 4 Pucang yang diwakili Mukhlisin, Kaur Urusan Al Islam,menjelaskan ada 13 adab yang perlu diperhatikan. Yaitu, yang menyembelih adalah shohibul kurban sendiri (orang yang berkurban) jika dia mampu, gunakan pisau setajam mungkin, tidak mengasah pisau dihadapan hewan yang akan disembelih, menghadapkan hewan ke arah kiblat, membaringkan hewan di atas lambung sebelah kiri.

“Membaringkan hewan kurban yang benar adalah arah kiri karena akan memudahkan penyembelih untuk memotong hewan dengan tangan kanan dan memegangi leher dengan tangan kiri,” jelas Mukhlisin.

Selanjutnya adalah menginjakkan kaki di leher hewan kurban, bacaan ketika hendak menyembelik “Allahumma Sholli Ala…(nama-nama kurban) dan saat akan menyembelih dianjurkan untuk membaca takbir (Allah hu Akbar) setelah membaca Bismillah yaitu “Bismillahi Allah hu Akbar”, pastikan bahwa bagia tenggorokan, kerongkongan, dua urat leher (kanan-kiri) telah pasti terpotonh, sebagian ulama menganjurkan agar membiarkan kaki kanan bergerak sehingga hewan lebih cepat meregang nyawa.

“Tidak boleh mematahkan leher sebelum hewan kurban benar-benar mati,” tukasnya.

M Fahri, salah satu siswa kelas V, mengakui bila dirinya baru mengetahui adab untuk melakukan penyembelihan hewan kurban.

“Jadi menyembelih qurban ditentukan tata caranya agar tidak menyengsarakan hewan yang disembelih,” kata Fahri. (wh)