Sido Muncul Akuisisi Berlico

 

Sido Muncul Akuisisi Berlico
Irwan Hidayat, Direktur Utama Sido Muncul

Tahun ini, PT PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk telah menggelontorkan dana Rp 150 miliar untuk mengakuisisi perusahaan faramasi PT Berlico Mulia Farma. Hal itu diungkapakan Direktur Utama Sido Muncul Irwan Hidayat.

“Proses akuisisi sudah berjalan dan akan ada tahapan-tahapan berikutnya,” ungkap Irwan saat dijumpai di Masjid Ulul Albab, Universitas Islam Negeri Surabaya, Sabtu (19/7/2014).

Berlico merupakan perusahaan farmasi yang dianggap dalam kondisi sehat dan akan menjadi basis industri farmasi. Menurut Irwan, nanti Berlico akan menjadi perusahaan berbasis farmasi. Sedangkan main corporate (perusahaan induk atau Sido Muncul) tetap dalam core business-nya.

Irwan menambahkan, proses akuisisi sudah berjalan sejak kuartal pertama tahun ini. Proses akuisisi tersebut sudah final, dimana negosiasi sebesar Rp 150 miliar. Dia menambahkan akan ada tahapan-tahapan salah satunya produksi awal yang dijalankan oleh perusahaan emiten dengan kode SIDO di lantai bursa.

“Mungkin dalam satu atau dua bulan ke depan, proses produksi di bawah SIDO akan dimulai,” katanya singkat. Sejauh ini Irwan tidak menyebutkan kapasitas produksi perusahaan yang berdiri tahun 1993 dan diakuisisi tahun ini.

Irwan menyebut bila tahun ini industri jamu dan industri obat-obatan modern sudah semakin ketat persaingannya. tetapi pihaknya optimistis industri jamu masih diminati banyak orang.

“Terlepas dari semakin modernnya pengobatan, industri jamu di dalam negeri masih bagus. Permintaan obat tradisional terus akan tumbuh, karena saat ini banyak orang lebih memilih industri jamu sebagai obat,” sebut Irwan.

SIDO sendiri sejak melantai di bursa saham kuartal ketiga tahun lalu sudah membukukan loaba sebesar Rp 400 miliar hingga akhir tahun 2013. Irwan menegaskan, berdasarkan RUPS dividen yang dibagikan mencapai 99 persen dari total laba bersih. (wh)