Setoran Pelindo III ke Negara Capai Rp1,73 Triliun

Setoran Pelindo III ke Negara Capai Rp1,73 Triliun

Setoran Pelindo III ke Negara Capai Rp1,73 Triliun

Pelindo III sebagai salah satu BUMN yang bergerak di bidang penyediaan jasa kepelabuhan mencatat peningkatan kinerja pada tahun 2016 yang terlihat dari beberapa aspek.

Keterangan tertulis perusahaan, Kamis (4/5/2017), menyebutkan jika Pelindo III mencatat pencapaian laba bersih secara korporasi tahun 2016 yang mencapai Rp 1,51 triliun atau naik 30 persen dibandingkan 2015 sejumlah Rp 1,16 triliun.

Dari sisi EBITDA (laba usaha ditambah dengan beban penyusutan), Pelindo III membukukan Rp2,62 triliun atau relatif sama dengan tahun sebelumnya.

Setoran Pelindo III ke negara tercatat sebesar Rp 1,73 triliun meliputi kewajiban perpajakan (PPN, PPh, PBB) sebesar Rp1,36 triliun yang terdiri dari kewajiban dividen sebesar Rp196 miliar atas laba tahun 2015, dan kewajiban PNBP sebesar Rp176 miliar dari konsesi serta pemanduan dan penundaan.

Direktur Keuangan Pelindo III, U. Saefudin Noer, mengatakan total aset Pelindo III mengalami kenaikan sebesar 17 persen dibanding tahun 2015 yang secara keseluruhan mencapai Rp22,18 triliun.

Dari segi kinerja operasional dengan pencapaian kunjungan kapal di dermaga umum, terealisasi lebih tinggi dibandingkan dengan RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan) 2016 sebesar 105 persen.

Sedangkan realisasi kunjungan kapal secara total tercapai 91 persen dibandingkan dengan RKAP 2016 yaitu 45 ribu unit atau sebesar 147 juta gross tonnage (GT).

Salah satu faktornya, perusahaan pelayaran cenderung menggunakan unit kapal dengan kapasitas GT yang lebih besar dan didukung kedalaman kolam yang memadai.

Arus barang terealisasi lebih rendah dibandingkan dengan RKAP 2016 mencapai 93 persen atau sebesar 37 juta ton 2,9 juta m3.

Untuk arus petikemas Pelindo III mencapai 3,7 juta boks atau 4,5 juta TEUs. Pencapaian itu meningkat dibandingkan realisasi tahun 2015 karena penetrasi peti kemas telah menggantikan general cargo di beberapa pelabuhan yang dikelola Pelindo III.

Sementara itu arus penumpang relatif tercapai dibandingkan RKAP 2016 sebesar 100 persen dengan rincian penumpang luar negeri sebesar 207 ribu orang dan penumpang dalam negeri sebesar 2,7 juta orang namun mengalami penurunan 10 persen dibandingkan realisasi tahun 2015.

Tiga lembaga pemeringkat kredit internasional, Fitch Ratings, Moody’s dan S&P Global Ratings menyatakan bahwa kinerja keuangan Pelindo III tahun 2016 dinyatakan stabil.

Vice President Corporate Communication, Widyaswendra mengungkapkan bahwa Fitch Ratings memberikan rating BBB- (dengan outlook positive).

“Pada saat bersamaan, lembaga rating Moody’s juga memberikan rating Baa3 (dengan outlook positive) dan S&P resmi memberikan rating BB+ bagi Pelindo III. Disamping itu, lembaga pemeringkat domestik, PT Pelindo memberikan rating id AA+. (ant/wh)