Server WhatsApp Gangguan, Para Pengguna Saling Ledek

Server WhatsApp Gangguan, Para Pengguna Saling Ledek

 

Lebih dari 450 juta pengguna WhatsApp di seluruh dunia mengeluh tidak bisa mengakses layanan pesan gratis ini. Gangguan tersebut persis tiga hari setelah Facebook mengumumkan mengakuisisinya senilai USD 19 miliar atau Rp 223 triliun.

Gangguan ini juga disampaikan lewat akun twitter WhatsApp, “Sorry we currently experiencing server issues. we hope to be back up and recovered shortly,” Pesan ini di retweet ulang hingga 25.000 kali.

Para pengguna WhatsApp mengungkapkan kemarahannya melalui media sosial setelah layanan pesan pendek berbasis telepon pintar itu mengalami masalah server dan layanannya terhenti beberapa jam.

Di antaranya juga memprovokasi dengan ejekan-ejekan kecewa para pengguna. Beberapa pengguna menemukan mereka tidak bisa terhubung ke aplikasi, sementara yang lain mengeluh pesan mereka tidak terkirim.

Techcrunch.com situs spesialis menyarankan masalahnya mungkin karena ” pendaftaran dan penggunaan yang telah kelebihan beban server nya” ini dampak dari akuisisi yang dilakukan facebook.

Pihak WhatsApp kini telah mengkonfirmasi layanan sudah kembali hidup. “WhatsApp service has been restored. We are so sorry for the downtime…”, Secara resmi WhatsApp-Inc akhirnya meminta maaf kepada para penggunanya.

Pada Sabtu, pukul 20.16, melalui akun Twitter resminya, WhatsApp mengatakan sedang mengalami masalah server. Kemudian mengumumkan telah bisa mengatasi masalah server.

“Layanan WhatsApp sudah pulih kembali, kami meminta maaf atas sempat berhentinya layanan,” ujarnya.

Pengguna melayangkan komplain setengah meledek. Beberapa di antara mereka bergurau: jajaran manajemen WhatsApp saat ini sedang berlibur menikmati uang mereka dari hasil akuisisi Facebook senilai miliaran dolar AS.

Diperkirakan, sekitar 70 persen dari total 450 juta pengguna WhatsApp adalah pengguna aktif yang menggunakan aplikasi itu setiap hari. (bh/berbagai sumber)