Serunya Membuat Kalung Batik Kombinasi

Serunya Membuat Kalung Batik Kombinasi

Pelatihan creative industry basic, dalam pelatihan di Kaza City Mall, Minggu (17/9/2017). foto:arya wiraraja/enciety.co

Pahlawan Ekonomi kembali menggelar pelatihan bagi para pemula yang ingin bisa menghasilkan produk kreatif. Kali ini, mereka diajari membuat kalung batik kombinasi yang dilengkapi liontin kulit kerang dipadukan dengan hiasan anyaman tali tenun.

“Terutama para perempuan, produk ini laris manis bagai kacang goreng. Hal itu dikarenakan produk kalung batik kombinasi tersebut merupakan produk aksesoris yang dapat dipadupadankan dengan berbagai baju. Baik baju untuk acara formal maupun baju santai,” kata Ninik Made, mentor pelatihan creative industry basic, dalam pelatihan di Kaza City Mall Surabaya, Minggu (17/9/2017).

Dia lalu menjelaskan, bahan-bahan yang digakan untuk membuat produk tersebut diantanya adalah, kulit kerang, benang atau tali sulam, lem perekat, kain batik perca sisa usaha, dan manik-manik.

Selain laris manis, sambung Ninik, produk tersebut sangat mudah dibuat terutama bagi pemula. Ini bila diukur dari tingkat kerumitan dan kesulitannya.

“Untuk membuat produk ini, hal pertama yang dilakukan adalah membuat liontinnya dulu. Gunakan kulit kerang yang telah bersih. Agar lebih menarik, gunakan manik-manik untuk menghias liontin,” jelas dia.

Setelah itu, masuk proses selanjutnya, yaitu membuat tali kalung dari kain perca. Menurut Ninik, untuk membuatnya harus menjahit pinggir kain agar kuat dan tahan lama.

“Untuk membuat tali kalung ini gampang-gampang susah. Kita harus menyesuaikan diameter kalung dan liontin. Selain itu, motif kain batik yang digunakan juga harus sesuai dengan liontin. Ini sangat penting agar produk batik kita terlihat cantik,” kupasnya.

Sebagai penutup, Ninik menjelaskan, untuk satu produk kalung batik kombinasi tersebut dapat dibandrol seharga Rp 20-30 ribu. Padahal, modal yang dikeluarkan untuk membuat produk tersebut Rp 7-10 ribu. (wh)