Sepi Penumpang, Jadwal Penyeberangan Ujung-Kamal Dikurangi

Sepi Penumpang, Jadwal Penyeberangan Ujung-Kamal Dikirangi
Penyeberangan Ujung kamal yang makin sepi penumpang. guterres/enciety.co

Minimnya penumpang dan kendaraan di Penyeberangan Ujung-Kamal membuat PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Surabaya mengurangi jadwal pelayaran. Sedikitnya, sudah dua kapal dikurangi jadwal pelayarannya disebabkan masalah klasik, penurunan penumpang.

Seperti disampaikan Kepala Cabang ASDP Indonesia Ferry Cabang Surabaya Elvi Yosa menguraikan dua kapal yang dikurangi adalah jadwal malam. Sedangkan pagi hingga sore, tetap empat kapal yang beroperasi.

“Jadwal yang kami kurangi untuk keberangkatan malam, karena memang jumlah penumpang dan kendaraan yang sudah berkurang. Tetapi prinsipnya, kapal tersebut tetap beroperasi pada siang hari,” ungkap Elvi Yosa, kemarin (15/9) sore.

Jumlah kapal di penyeberangan Ujung-Kamal terdapat enam unit, dimana hanya empat unit yang beroperasi. Secara bergiliran, ada dua kapal yang setiap harinya ada kapal diistirahatkan. Dari empat kapal yang selama ini beroperasi, hanya dua kapal saja yang beroperasi pada malam hari. Tetapi kini ASDP Indonesia Ferry Cabang Surabaya mengurangi dengan alasan efisiensi.

Meski tidak menyebut secara detail jumlah penumpang rata-rata per-harinya, Elvi Yosa mengakui pengurangan jadwal pelayaran Ujung-Kamal ini untuk menyelematkan shipping line.

“Sejak adanya Jembatan Suramadu, penurunan penumpang di Ujung-Kamal memang cukup drastis. Hampir setiap tahunnya mengalami penurunan yang cukup besar,” ulasnya.

Dalam perkembangan lain, ASDP Indonesia Ferry Cabang Surabaya menegaskan belum memberlakukan kenaikan tarif. Meski esbelumnya ada pengumuman dari Kementerian Perhubungan tentang penyesuaian tarif penyeberangan.

“Itu (kenaikan tarif) berlaku untuk angkutan antarpulau antarprovinsi. Sementara di Surabaya hanya melayani rute pendek dalam provinsi,” tegasnya. Tarif ASDP Surabaya-Madura untuk penumpang dewasa Rp 5.000, anak-anak Rp 3.500 dan TNI/Polri/Pelajar Rp 4.000.

Sedangkan untuk sepeda motor di penyebarangan Ujung-Kamal Rp 7.00 dan sepeda motor 500 CC Rp13.500. Adapun kendaraan penumpang golongan IV dan kendaraan barang Rp40.000. Sedangkan kendaraan golongan V termasuk di dalamnya bus Rp 46.000 dan truk Rp 50.000. (wh)