Sepak Bola Modern Dortmund Hancurkan Arsenal

Sepak Bola Modern Dortmund Hancurkan Arsenal
Ciro Immobile saat mencetak gol ke gawang Arsenal, Rabu (17/9/2014) dini hari WIB. foto:reuters

Sepak bola modern yang atraktif diperagakan Borussia Dortmund saat menjamu Arsenal, pada laga perdana Grup D, Liga Champions, Rabu (16/9/2014) dini hari WIB. Klub berjuluk Die Borussen itu mampu menjungkalkan pasukan Arsene Wenger dengan skor telak 2-0.
 
Permainan Dortmund boleh dibilang mulus. Ini lantaran tiga pemain Dortmund sebelum laga tadi, tak bisa turun lantaran mengalami cedera. Mereka adalah Mats Hummels, Marco Reus,dan Jakub Blaszczykowski. Dua gol Dortmund masing-masing dicetak oleh pemain anyarnya, Ciro Immobile dan Pierre Erick Aubameyang.
 
Banyaknya pemain yang cedera di lini belakang Arsenal, memaksa Arsene Wenger memainkan bek muda yang baru berusia 19 tahun, Hector Bellerin yang diplot sebagai bek kanan menggantikan Mathieu Debuchy yang cedera dan Calum Chambers yang belum fit untuk bermain dari awal laga.

Danny Welbeck juga dimainkan sang profesor sebagai ujung tombak tim, yang ditopang oleh Mesut Ozil, Alexis Sanchez, Aaron Ramsey dan juga Jack Wilshere. Mikel Arteta juga kembali bermain kembali dalam pertandingan ini, pasca sembuh dari cedera.

Sementara tuan rumah yang diarsiteki Jurgen Klopp, membangkucadangkan Shinji Kagawa dan mengganti tempatnya dengan pemain Armenia, Henrikh Mkhitaryan dan menopang Ciro Immobile sebagai penyerang tunggal di depan dalam formasi 4-2-3-1

Tekanan langsung dilancarkan Die Borussen (julukan Dortmund) dari menit pertama. Bahkan drama sudah terjadi di menit kelima saat Mkhitaryan yang menusuk ke dalam kotak penalti Arsenal diberi kartu kuning akibat dinilai wasit melakukan diving. Mkhitaryan dinilai menjatuhkan diri, setelah Laurent Koscielny coba menghentikan lajunya.

The Gunners (julukan Arsenal) tak dapat keluar dari tekanan para pemain Dortmund dan hanya mampu bertahan turun hingga second line atau garis tengah lapangan. Serangan balik pun coba dilancarkan Arteta dkk melalui kecepatan Welbeck dan Sanchez.

Laga berjalan hingga menit 21, kedudukan masih sama kuat 0-0. Peluang demi peluang yang dihasilkan Dortmund, belum ada yang mampu dikonversi menjadi gol. Sementara peluang Arsenal yang diciptakan oleh Sanchez, tak berarti karena terlebih dahulu offside.

Dortmund nyaris saja unggul di menit 26, saat Pierre Erick Aubameyang mendapatkan peluangnya. Beruntung bola sepakannya masih dapat ditepis Wojciech Szczesny dengan baik. Sektor kanan pertahanan Arsenal yang dihuni oleh Bellerin, kembali diekspos para pemain Dortmund.

Memasuki menit ke 35, penguasaan bola 54-36 persen dimiliki Dortmund atas Arsenal. Namun kokohnya pertahanan Arsenal yang digalang Per Mertesacker-Laurent Koscielny, serta ketangguhan Szczesny menjaga gawangnya. Membuat skor tidak berubah.

Wellbeck! Hampir saja ia mencetak gol di menit 40. Memanfaatkan kesalahan pemain Dortmund, Ramsey merebut bola dan mengembalikannya ke Wellbeck yang tidak offside, sayang bola sepakannya menyamping di kanan gawang Roman Weidenfeller.

Immobile! Tepat di penghujung babak pertama, ia mencetak gol untuk mengubah kedudukan 1-0 bagi Dortmund. Eks pemain Torino ini melakukan solo run dari tengah lapangan, merangsek ke kotak penalti Arsenal dan mencetak gol. Koscielny dan Kieran Gibbs pun tak dapat menghentikannya.

Pelatih Dortmund, Jurgen Klopp juga tak menyangka dengan hasil yang diraih timnya dan tentunya mengaku bangga. Apalagi saat ini, klub yang bermarkas di Signal Iduna Park tersebut memuncaki klasemen grup D.
 
“Saya sangat senang. Tiga pemain absen dari tim karena masalah otot, tapi kami membuat beberapa keputusan dan saya harus mengatakan itu adalah performa yang hebat yang dilakukan tim. Benar-benar kuat,”ucap Jurgen Klopp, seperti dilansir situs resmi UEFA, Rabu (16/9/2014).
 
“Kami berani, kami cepat, dan itu adalah segala yang kami butuhkan untuk permainan ini. Saya menikmati permainan ini dari detik pertama sampai terakhir. Saya tidak berpikir tentang hal ini (era baru bagi Dortmund). Untuk melihat permainan seperti ini, itu adalah yang terbaik di dunia,” tegasnya. (oke/wh)