Sentimen Risk Aversion Lonjakkan Harga Emas

Sentimen Risk Aversion Lonjakkan Harga Emas

Harga emas bertahan di kisaran $1230 per troy ons siang ini, terkoreksi dari level tertinggi kemarin di 1238. Penguatan emas sejak awal pekan ini karena sentimen risk aversion atau alih risiko yang muncul setelah pasar disuguhkan oleh sinyal-sinyal negatif dari penurunan indeks saham di China dan penurunan peringkat hutang Jepang serta ditambah dengan pernyataan pejabat Bank Sentral AS yang tidak ingin terburu-buru menaikan tingkat suku bunga acuannya.

Situasi ini membuat investor mengalihkan aset investasinya dari aset beresiko seperti saham ke aset tak berisiko seperti emas dan mungkin juga dolar Amerika. Sentimen risk aversion membuat emas menjadi pilihan aset safe haven yang dicari. Emas pun terdongkrak naik.

Hanya saja ada catatan sedikit tentang analisa teknikal. Pada grafik 1 jam terlihat ada potensi koreksi lanjutan harga emas seperti yang terlihat pada indikator MACD dan Stochastics. Namun koreksi lanjutan ini membutuhkan konfirmasi penembusan ke bawah kisaran support 1225. Selama harga masih bertahan di atas support 1225 ini, potensi penguatan masih terbuka untuk kembali menguji kisaran resisten 1234-1238. Potensi support emas berikutnya ada di kisaran 1218. (mr I care)

Sentimen Risk Aversion Lonjakkan Harga Emas

Berikut ini Trading Plan Gold Rabu, 10 Desember 2014:

    • Buy Stop = R1 = area 1238.10
    • Sell Stop = S1 = area 1207.80
    • TP 2-3 pips SL -3 pips
    • No SL = Trailling Stop 200
    • 03.00 / GMT +7 / Order Delete

Disclaimer: Transaksi komoditi, forex, indeks, option disamping memiliki peluang keuntungan yang besar juga mengandung resiko kerugian yang besar. Pelajari sistem, metodologi dan segala mekanisme transaksinya secara mendalam. Rencanakan segala transaksi Anda, hitung kebutuhan modal, target keuntungan dan manajemen resikonya.