Sentimen Negatif Wallstreet Tekan Indeks Korea

Sentimen Negatif Wallstreet Tekan Indeks Korea

Meski Bank of Korea (BoK) tetap mempertahankan suku bunga di level rendah 2% akan tetapi investor nampaknya tidak tertarik dan ini membuat indeks saham Korea, Kospi melemah. Pelemahan Kospi ini juga disebabkan oleh sentimen negatif Wall Street yang terpuruk semalam. Bursa saham AS tergelincir setelah berlanjutnya penurunan harga minyak dunia membuat investor cemas dengan outlook pendapatan perusahaan berbasis energi. Harga minyak Nymex semalam kembali mencetak rekor rendah 5 tahun baru $60.42 setelah naiknya stock minyak AS menegaskan kekhawatiran pasar akan melimpahnya supplai minyak di pasar. Kospi futures turun 0,75% dan kini diperdagangkan di level 245.55.

Tetap dipertahankannya suku bunga Korea ini, meski pun sesuai prediksi, namun sebagian investor sepertinya mengharapkan BoK melanjutkan siklus pemangkasan suku bunga dengan merebaknya ancaman perlambatan ekonomi dan melambatnya inflasi. BoK telah menurunkan suku bunga pada pertemuan Agustus dan Oktober silam demi mencegah perlambatan ekonomi terbesar ke-4 di Asia tersebut. (bbi/age)

Berikut ini prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks saham, Kamis (11/12/2014):

EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break kembali di bawah area 1.2380, yang akan memicu momentum bearish lanjutan menuju area 1.2320. Resisten terdekat berada di sekitar 1.2450, dimana break konsisten di atas area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan kemungkinan menguji ulang area 1.2505.

GBP/USD. Bias bearish dalam jangka pendek kendati diperlukan break di bawah area 1.5655 untuk memicu tekanan bearish lanjutan menuju setidaknya area 1.5610 sebelum menguji ulang area 1.5575. Sebaliknya, hanya clear break di atas area 1.5650 yang akan memicu skenario koreksi bullish lebih lanjut menuju area 1.5700 sebelum melanjutkan skenario bearish utama.

USD/JPY. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break di atas area 119.30, yang akan memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area resistensi 119.90. Support terdekat berada di sekitar 118.20, dimana break konsisten di bawah area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan kemungkinan menguji ulang area 117.50 sebelum rebound.

USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek meskipun masih dibutuhkan break di atas area 0.9700 untuk memicu tekanan bullish lanjutan untuk menguji ulang area 0.9760. Support terdekat berada di sekitar 0.9650, dimana break konsisten di bawah area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan kemungkinan menguji ulang area 0.9610.

AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek namun masih dibutuhkan penembusan dibawah area 0.8280 untuk menambah momentum bearish mengincar area 0.8240. Resisten terdekat berada di area 0.8370, berbalik secara konsisten diatas area itu dapat membawa harga ke zona netral seiring arah menjadi kurang jelas dalam jangka pendek dengan potensi menguji area 0.8405.

XAU/USD. Bias bullish dalam jangka pendek meskipun dibutuhkan break kembali di atas area 1235 untuk memicu dorongan bullish lebih lanjut menguji ulang area 1240, sebelum menuju area 1249. Sebaliknya, support terdekat berada di sekitar 1221. Clear break di bawah area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan kemungkinan menguji area 1215.

Hang Seng Futures. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu clear break di bawah area 23320, yang akan memicu momentum bearish lebih lanjut menguji ulang area 23190 sebelum menuju target selanjutnya di area 22965. Sebaliknya, hanya break kembali di atas area 23420 yang akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan kemungkinan menguji area 23555.

Nikkei Futures. Bias bearish dalam jangka pendek dengan target menguji ulang 17175. Clear break di bawah area itu bisa memicu momentum bearish lebih lanjut mengincar 17100 atau bahkan 17000. Resistensi terdekat berada di sekitar 17385. Penembusan kembali di atas area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, dengan potensi menguji 17495.

Kospi Futures. Kospi anjlok tajam kemairn, dan MACD pada grafik 4 jam berubah bearish. Fakta ini mengindikasikan outlook bearish, terutama jika harga bergerak secara konstan di bawah area 247.15, menuju area 246.00 sebelum menguji area 243.75. Bagaimanapun juga, stochastic yang oversold dan RSI dapat memicu koreksi bullish untuk kembali ke area 250.00. (mr I care)

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini bersifat khusus dan informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita dan analisa terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.