Sensor Pembuka Galaxy S5 Gunakan Sidik Jari

Sensor Pembuka Galaxy S5 Gunakan Sidik Jari

Samsung dilaporkan batal menggunakan pemindai iris mata sebagai sensor pembuka smartphone Samsung Galaxy S5. Teknologi tersebut urung digunakan lantaran dianggap tidak efektif.

” Galaxy S5, Samsung akhirnya menjatuhkan pilihan pada pemindai sidik jari daripada pemindai sidik iris,” kata sumber seperti dilansir Phone Arena (21/1/2014).

Di atas kertas, teknologi pemindai mata ini memang terdengar keren tapi sulit untuk diaplikasikan secara langsung. Pemindai iris ini juga dianggap kurang praktis ketika berada disituasi tertentu, seperti ketika sedang mengemudi.

Menariknya, meski meniru teknologi Apple, perusahaan asal Korea Selatan ini mengintegrasikan langsung pemindai sidik jarinya pada layar dan bukan pada tombol khusus. Apple sebelumnya sudah menggunakan teknologi pemindai sidik jari sebagai pembuka kunci  di bawah tombol home.

Selain Samsung, vendor asal Korea lainnya, LG, juga dikabarkan tengah mengembangkan sistem pemindai sidik jari pada perangkat terbarunya. Jika benar, tentu ini menjadi sebuah tren tersendiri di dunia Android yang membuntuti jejak Apple.

Untuk pengenalan iris pada smartphone, diperlukan kamera tambahan khusus untuk mengidentifikasi mata. Kamera ini membuat smartphone menjadi lebih besar, bentuknya lebih panjang.

Kesulitan lain jika gunakan pemindai mata adalah saat hendak dipakai. Misalnya pengguna sedang berada di bioskop atau baru saja bangun tidur. Tidak mungkin menempatkan perangkat mereka ke dekat mata ketika sedang berada di bioskop atau saat baru bangun tidur.(bh)