Semester Pertama, 11 Kapal Pesiar Sandar ke Surabaya

 

Semester Pertama, 11 Kapal Pesiar Sandar ke Surabaya

Meski baru semester pertama, namun jumlah wisatawan mancanegara (wisman) terus melonjak. Hingga akhir Juli, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Surabaya mencatat sedikitnya terdapata 11 kapal pesiar yang berlabuh, dan 200 ribu Wisman yang masuk Surabaya

Kepala Disbudpar Surabaya Wiewik Widayati mengatakan Surabaya telah menjadi jujukan bagi sejumlah turis untuk menghabiskan waktu berlibur.

“Alhamdulillah, Surabaya telah di kenal dunia internasional,” ujarnya saat ditemui enciety.co di Balai Kota Surabaya Jumat (8/8/2014).

Dia mengakui, kenaikan jumlah wisman yang masuk Surabaya pada periode yang sama di tahun 2013 meningkat 20 hingga 40 persen. “Kebanyakan Wisman sangat tertarik dengan program wisata yang kami tawarkan. Di antaranya, heritage shopping, heritage golf, heritage religius, dan sejumlah obyek wisata lainnya,” katanya.

Tidak hanya itu, berbagai budaya Surabaya juga menjadi aset tersendiri untuk menggaet turis. “Satu di antaranya adalah wisata kuliner khas Surabaya dan Jawa Timur,” tambahnya.

Wiewik juga tengah menggodok untuk menambah sejumlah sektor wisata alam di tempat pembibitan mangrove di Wonorejo. “Di sana ada banyak yang menarik. Mengingat mangrove Surabaya menjadi satu di antara mangrove terbesar di tingkat Asia,” bebernya.

Menurut Wiewik, pihaknya juga berupaya untuk mengubah Surabaya yang dulunya dijuluki kota industri bertransisi menjadi kota wisata. “Target kami adalah jumlah wisman yang banyak,” terangnya.

“Ketika orang datang ke Surabaya, menurut mereka kota (Surabaya) ini sangat luar biasa. Kota ini sangat nyaman Mereka terpikat berbagai lokalitas Surabaya, satu di antaranya adalah pasar tradisional,” paparnya. (wh)