Semen Indonesia Catat Benefit Rp 777 Miliar dari Kompetisi Inovasi

semen indonesia
Semen Indonesia mencatat benefit sebanyak Rp 777 miliar dari kompetisi inovasi yang digelar di lingkungan grup. Data ini terungkap dari gelaran SMI-AI 2014 yang digelar di Ballroom Grand Inna Muara Padang, Selasa (17/3) malam.

Semen Indonesia Award On Innovation diikuti 234 peserta. Kompetisi Inovasi ini dibagi dalam lima kategori yakni Produk dan Bahan Baku, Teknologi & Proses Produksi Tambang Raw Mill, Manajemen, Teknologi & Proses Produksi Kiln Packer dan Anak Perusahaan.

Dari sisi angka, jumlah yang didapat dari tiap penyelenggaraan Semen Indoensia-AI ini terus mengalami peningkatan. Tahun lalu, benefit yang dibukukan mencapai Rp 695 miliar, Rp 693 M (2012), Rp 593 M (2011) , Rp 357 M ( 2010) dan Rp 295 M pada tahun 2009, saat kali pertama gelaran ini dilaksanakan.

M Kharis, Innovation Council Officer Dewan Inovasi Semen Indonesia juga mencatat adanya kenaikan partisipasi peserta dari tahun ke tahun. Jika tahun ini ada sebanyak 234 peserta yang ambil bagian, jumlah ini meningkat dibanding tahun 2013 lalu yang diikuti sebanyak 220 peserta. “Partisipasi teman-teman untuk ambil bagian dalam kegiatan inovasi ini cukup bagus. Terus alami peningkatan tiap tahun,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Kharis, yang juga patut dicatat, Semen Indonesia -AI 2014 ini juga menandai tampilnya wajah baru yakni para innovator dari Thang Long Cement Vietnam (TLCC). Sebanyak 15 karyawan dari negeri jiran itu, terbang jauh dari Vietnam datang di malam inagurasi. Tak hanya datang, mereka juga ikut ambil bagian, menawarkan inovasi yang telah ditemukan. TLCC mengirim tiga tim yakni Tim Blending (Kategori Teknologi & Proses Produksi Kiln Packer), Tim Mechanical Coal Mill (Kategori Teknologi & Proses Produksi Tambang Raw Mill) dan Tim Peace (Kategori Manajemen). (ram)