Semen Indonesia Bangun Pabrik Senilai Rp 2 Triliun di Kupang

 

Ekonomi Slowdown, Penjualan Semen Indonesia Turun 3 Persen
foto: tender-indonesia.com

PT Semen Indonesia Tbk berencana membangun pabrik semen baru di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).   Semen Indonesia menggandeng PT Semen Kupang (Persero) untuk merealisasikan langkah ini Untuk ekspansi ini,  total investasi membangun pabrik baru ini mencapai Rp 2 triliun. “Kita akan kerjasama dengan Semen Kupang. Ini pabrik baru. Total investasi Rp 2 triliun,” kata Direktur Utama Semen Indonesia, Ir Suparni.

Tahap awal, Semen Indonesia dan Semen Kupang akan melakukan studi kelayakan (Feasibility Study/FS) dan mengurus Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL). Targetnya, pembangunan pabrik semen ini bisa dibangun mulai 2016 setelah proses FS dan Amdal selesai.  “Bangun pabrik kira-kira butuh 2,5 tahun,” ujarnya.

Suparni menambahkan, saat beroperasi pabrik baru ini mampu mengolah dan memproduksi 1,5 juta ton semen per tahun.  “Pasarnya Nusa Tenggara sama ekpor ke Timor Leste dan Australia,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Semen Kupang Abdul Madjid Nampira mengatakan kedua belah pihak membentuk anak perusahaan bernama PT Semen Kupang Plan 3 untuk menggarap proyek tersebut. Abdul belum bersedia menyebutkan perkiraan nilai penyertaan atau porsi saham Semen Kupang dan Semen Indonesia di proyek tersebut. “Sekarang masih dikaji,” katanya.

Sementara itu, Deputi BUMN Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Fajar Harry Sampurno mengatakan, investasi tersebut akan sangat dirasakan bagi masyarakat NTT dan sekitarnya. Investasi senilai Rp 2 triliun diklaim sebagai nilai terbesar pada area tersebut. “Pembangunan pabrik semen ke-3 mendorong percepatan perencanaan sebenarnya. BUMN beri kinerja pelayanan publik. BUMN sebagai agent of development. Ini bisa ciptakan pemerataaan pembangunan dalam menghadapi persaingan global,” kata Harry. (*)