Selama Puasa, Pelindo III Utamakan Kapal Sembako

 

Selama Puasa, Pelindo III Utamakan Kapal Sembako

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak Surabaya memprioritaskan layanan bongkar muat kapal yang mengangkut sembako dan kapal penumpang menjelang Ramadan hingga Idul Fitri pada akhir Juli mendatang.

Kepala Humas Pelindo III Cabang Tanjung Perak Dhany Rachmad Agustian di Surabaya, Jumat (6/6/2014) menjelaskan, saat Ramadan akan terjadi peningkatan kargo jenis sembako untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat selama bulan puasa itu. “Upaya itu untuk memperlancar arus bongkar muat,” katanya.

Menurut dia, perseroan juga mulai berbenah melapisi ulang dermaga atau pengaspalan permukaan dermaga. Pelayanan bongkar muat kargo jenis sembako akan dikonsentrasikan di Dermaga Jamrud Utara dan Selatan Tanjung Perak.

“Kalau arus penumpang yang menggunakan moda kapal laut juga kami prediksi terjadi kenaikan rata-rata 4-5 persen dibandingkan kondisi normal,” ujarnya.

Pada tahun 2013, arus penumpang yang mudik lewat terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Perak tercatat H-15 hingga H+15 Idul Fitri 1434 Hijriah (2013) sebanyak 145.749 orang naik dan turun di Pelabuhan Tanjung Perak.

“Pada lebaran tahun ini, hal yang berbeda adalah pelayanan kapal penumpang,” katanya.

Dia menambahkan teminal penumpang modern akan dioperasikan untuk melayani para penumpang yang mudik menggunakan kapal laut. Dengan begitu, diharapkan penumpang tidak perlu berdesak-desakan untuk naik ke kapal.

“Saat check in, para penumpang dan barang bawaan yang melebihi kapasitas yang ditentukan akan dibagasikan,” tuturnya.

Untuk kenyamanan di terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Perak, pihaknya menyediakan beberapa fasilitas pendukung. Seperti ruang kesehatan/gawat darurat medik, klinik umum, ruangan ibu hamil dan menyusui serta lift khusus penyandang cacat.

“Dalam waktu dekat juga akan dibentuk satgas angkutan lebaran gabungan dari perusahaan pelayaran, asuransi, Dinas Perhubungan Laut, KPLP, KP3, Syahbandar, Distrik Navigasi, dan Pelindo III Cabang Tanjung Perak. Semua pihak itu akan dikoordinasi oleh otoritas pelabuhan selaku regulator di pelabuhan,” imbuhnya. (ram)