Selain Diabetes, Gula Darah Juga Picu Kanker

 

Selain Diabetes, Gula Darah Juga Picu Kanker

Selain dapat meningkatkan risiko diabetes, gula darah yang tinggi juga memberikan dampak pada risiko kanker.  Dilansir Medic Magic, Rabu (17/9/2014), penelitian terbaru mengungkapkan bahwa peningkatan kadar gula darah pada keadaan pra-diabetes dapat meningkatkan risiko kanker pada seseorang.

Gula darah meningkat menjadi pra-diabetes meningkatkan risiko seseorang terkena kanker hingga 15 persen lebih tinggi, berdasarkan 16 penelitian yang diterbitkan dalam Diabetologia.

Keadaan pra-diabetes adalah ketika kadar gula darah dalam tubuh meningkat namun belum sampai pada tahap diabetes mellitus.  Dalam studi ini, peneliti berfokus pada dua definisi pra-diabetes, kadar glukosa darah puasa (IFG) dan gangguan kadar toleransi glukosa.

Jika kedua hal tersebut lebih tinggi dari normal tetapi tidak cukup tinggi untuk disebut diabetes, tahap itu disebut pre-diabetes.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan hubungan antara jumlah pra-diabetes dan kanker, tapi masih tidak menemukan hasil yang jelas.  Jadi para peneliti melakukan studi terhadap 16 penelitian yang melibatkan 890.000 orang dari Afrika, Asia, Eropa, dan Amerika Serikat.

Mereka menemukan bahwa peningkatan gula darah pra-diabetes dapat meningkatkan risiko kanker secara keseluruhan hingga 15 persen  lebih tinggi.
Meskipun risiko untuk setiap jenis kanker dapat bervariasi, tetapi negara pra-diabetes dikaitkan dengan kanker hati, pankreas, payudara, paru-paru, prostat, ovarium, dan kanker kandung kemih.

Jadi, kenapa begitu? Satu teori adalah bahwa peningkatan kadar gula darah dianggap sebagai faktor karsinogenik.  (bst/ram)