Sekolah Penerbang Malaysia Buka Cabang di Sumenep

Sekolah Penerbang Malaysia Buka Cabang di Sumenep

Sebuah sekolah penerbangan Malaysia, Trans Asia Pacific Flight Training (TAPFT) bakal membuka cabang di Sumenep Madura. Perusahaan yang berbasis di Kelantan Malaysia ini akan menggunakan Bandara Trunojoyo Sumenep untuk mendidik dan melatih penerbang.
Komisaris  TAPFT Bayu Sutanto mengatakan, pihaknya memilih Sumenep setelah lakukan survey di beberapa lokasi. Hasilnya? Bandara Trunojoyo yang dianggap paling ideal. Letaknya cukup strategis, area penerbangan luas, dan traffic juga tidak padat. Kondisi ini dinilai sangat menunjang proses pendidikan para siswa penerbang.

Bupati Sumenep Busyro Karim menyambut baik rencana ini. Dia berharap segera bisa segera direalisasikan. Pasalnya, ini juga bisa menjadi alat untuk menarik para investor dari luar negeri.

Kehadiran TAPFT dipastikan bakal makin meramaikan bandara yang dibangun  sejak tahun 1970. Sebelum ini, sudah ada dua  sekolah penerbangan yang ber-home base di sini  yakni PT Merpati Airlines dan PT Wing Umar Sadewa.

Saat ini, pembenahan terus dilakukan Pemkab Sumenep.  Salah satunya penebalan landasan pacu dari 900 ml menjadi 1.200 ml.   Pembenahan ini ditarget akan tuntas pada November mendatang.

Dalam sejarah, Bandara Trunojoyo dibangun pada era pemerintahan Bupati Soemaroem yang memerintah di Sumenep pada tahun 1970 an. Seiring berjalannya waktu, bandara ini mengalami pasang surut dalam pengembangannya.

Bandara Trunojoyo mengalami era keemasan pada awal-awal pembangunannya diawali dengan penerbangan secara langsung jamaah haji Sumenep ke Surabaya tanpa melalui perjalanan darat yang menempuh waktu kurang lebih empat jam.

Pada 2011, untuk menjadikan bandara ini lebih nyaman dan agar bisa didarati oleh pesawat boeing,  pemerintah daerah membebaskan lahan untuk perpanjangan runway bandara yang sebelumnya 905 m menjadi 1.600 meter.(ram)