Sejuta Bola Made In Indonesia Banjiri Piala Dunia

Sejuta Bola Made In Indonesia Banjiri Piala Dunia

 

Boleh saja Tim Nasional Indonesia tak berlaga di Piala dunia 2014 Brazil. Tapi bola made in Indonesia dipastikan akan membanjiri pasar Brazil selama pelaksanaan Piala Dunia yang digelar Juni-Juli mendatang. Setidaknya, ada 1 juta bola sepak yang akan menggelinding di Negeri Samba tersebut.

Ketua Umum Asosiasi Industri Olahraga Nasional Indonesia (Asioni) Irwan Suryanto mengatakan, PT Sinjaraga Santika Sport (Triple S) mengekspor sebanyak 1 juta unit bola ke Brasil untuk keperluan piala dunia. Triple S merupakan merek dagang milik Irwan, yang basis produksinya ada di Majalengka, Jawa Barat.

“Satu juta kita ke Brasil hanya untuk sponsor saja. Sponsor itu bisa pesan 50.000, 25.000,” kata Irwan. Ia menegaskan bola-bola tersebut tidak dipakai dalam laga piala dunia, melainkan dijual di toko-toko olahraga, sponsor yang ikut memeriahkan gelaran piala dunia tersebut. Produk bola Triple S diklaim sebagai produk bola made in Indonesia yang satu-satunya mengantongi sertifikat FIFA.

Gelaran akbar sepakbola ini menjadi ladang uang bagi Irwan. Setidaknya, setiap 2 tahun sekali dia meraup keuntungan yang lebih besar dari biasanya. Karena selain memasok untuk Piala Dunia, Irwan pun memasok untuk Piala Eropa, yang digelar berselang 2 tahun dengan Piala Dunia.

“Kalau bahasa Sunda-nya itu marema (laris manis) dua tahun sekali. Piala Dunia 2014, Piala Eropa 2016, Piala Dunia lagi 2018, jadi tahun genap itu ramai,” tambah Irwan.

Harga bola yang dijual bervariasi. Mulai dari USD 5 – USD15 per buah atau unit. Jika bola termahal USD 15 atau setara Rp 165.000 (kurs Rp 11.000), dengan 1 juta buah bola yang dijual di Brasil, dia bisa mengantongi sekitar Rp 165 miliar.

“Kapasitas produksi kami (kalau normal) 100.000/bulan, sehari bisa 3.500,” tutupnya. (dtk/ram)