Sehari, Satpol PP Surabaya Tutup 16 Minimarket Bodong

Sehari, Satpol PP Surabaya Tutup 16 Minimarket Bodong
Ratusan personel Satpol PP Kota Surabaya melakukan penutupan paksa minimarket bodong di kawasan jalan Kampung Malang Surabaya, Senin (30/3/2015).

Ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya, Senin (30/3/2015) siang menutup 16 minimarket illegal yang tak mengantongi perizinan. Penutupan paksa ini dilakukan setelah pihak Satpol PP memberikan surat peringatan hingga tiga kali.

Dipimpin langsung Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto, personel melakukan penyisiran minimarket di kawasan Surabaya pusat. Tepatnya di Jalan Kampung Malang I dan II. Di sepanjang jalan tersebut terdapat dua minimarket yang akhirnya ditutup paksa.

“Saat ini adalah bentuk pelaksanaan kami, setelah sebelumnya kami memberikan peringatan ketiga. Karena itu kita lakukan upaya penutupan paksa,” tegas Irvan kepada wartawan saat memimpin operasi.

Terlebih minimarket yang berada di kawasan perkampungan, kata Irvan, menjadi prioritasnya untuk ditutup paksa karena dianggap mematikan aktivitas perekonomian toko tradisional. Ini sesuai dengan instruksi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang tidak menginginkan minimarket berada di kawasan perkampungan warga.

Dari pantauan enciety.co, di lokasi penutupan para personel Satpol PP Kota Surabaya langsung menuju salah satu minimarket yang berada di jalan Kampung Malang Tengah 1 No 23, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegalsari. Saat melakukan penutupan, tidak ada perlawanan dari pihak minimarket.

“Ayo, tolong keluarkan semua barang-barang yang mudah busuk. Lampunya matikan semua. Ini mau ditutup,” tegas Irvan saat memimpin penutupan Indomaret yang mempekerjakan tujuh penjaga toko modern tersebut.

Para penjaga toko dibantu personel Satpol PP Surabaya kemudian mengeluarkan seluruh barang-barang yang cepat kadaluarsa. Mulai dari berbagai jenis buah-buahan, minuman, susu, es krim, dan barang-barang lainnya.

Tidak hanya mengeluarkan barang-barang dagangan, personel Satpol PP Kota Surabaya juga mencopot berbagai spanduk yang dipajang di depan toko modern itu. Setelah itu, personel Satpol PP pun bergeser ke tempat lain untuk menutup minimarket tak berizin yang berdiri di perkampungan warga.

Salah satunya adalah Alfamart yang berada di Jalan Kampung Malang I Surabaya. Sama dengan penutupan di tempat sebelumnya, tidak ada perlawanan dari penjaga toko. Mereka kemudian bergegas mengeluarkan barang-barang dan menyegel toko dengan gembok ganda dan stiker pelanggaran.

“Totalnya untuk hari ini kita menutup paksa 16 minimarket yang tak berizin. Minimarket tersebut tersebar di sejumlah kawasan seperti Surabaya Utara, Selatan, Barat, Timur, dan Pusat. Saat ini adalah Surabaya Pusat,” jelas dia. (wh)