Sehari, Pertalite Terjual 1.000 kiloliter

Sehari, Pertalite Terjual 1.000 kiloliter
foto: liputan6.com

PT Pertamina (Persero) menargetkan 400 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite. Penjualan varian baru tersebut saat ini hampir menyentuh 1.000 kiloliter (KL) per hari.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan saat ini terdapat 286 SPBU yang dapat melayani penjualan pertalite. Lokasi SPBU tersebut tersebar di Marketing Operation Region III Jawa bagian Barat sebanyak 139 unit, Marketing Operation IV Jawa bagian Tengah 27 SPBU, dan Marketing Operation Region V Jawa bagian Timur 120 unit.

Rata-rata penjualan dalam beberapa hari terakhir rata-rata mencapai 3,28 KL per SPBU per hari dengan total 938 KL per hari. Volume ini diyakini akan semakin meningkat seiring penambahan jumlah SPBU outlet pertalite. “Kami akan terus memperluas cakupan pemasaran pertalite karena permintaan cukup tinggi. Paling cepat pada akhir pekan ini, jumlah outlet SPBU kami targetkan dapat mencapai 400 unit,” kata Wianda dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (20/8).

Selama uji pasar, Wianda menuturkan, konsumsi pertalite terus menunjukkan tren positif. Pada SPBU yang telah dilakukan uji pasar, market share pertalite meningkat hingga 13 persen. Di sisi lain market share premium turun menjadi sekitar 68 persen dari semula sekitar 79 persen.

Dari berbagai masukan yang diterima Pertamina, muncul dorongan konsumen agar distribusi pertalite diperluas di sejumlah wilayah. “Dengan perluasan cakupan pemasaran, diharapkan konsumen dengan mudah mengakses pertalite, terutama bagi yang menginginkan bahan bakar RON lebih tinggi dari premium, namun dengan harga terjangkau,” ujarnya. (bst)