Sehari, Merpati Tak Layani Penumpang

Sehari, Merpati Tak Layani Penumpang

Maskapai pelat merah PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) tak melayani penerbangan pada Sabtu (25/1/2014). Sekretaris perusahaan Merpati, Riswanto mengatakan penghentian pelayanan hanya dilakukan pada hari ini.

“Kami mengalihkan penerbangan ke hari berikutnya. Pertimbangannya karena kami sedang restrukturisasi operasi,” kata Riswanto, Sabtu (25/1/2014).

Juru bicara MNA Akhmad Zulfikry mengatakan, Merpati saat ini tengah melakukan restrukturisasi keuangan dan operasional. Salah satu cara restrukturisasi operasional ini dengan memilah rute-rute yang akan dipertahankan.

“Rute-rutenya kami rapikan, mana saja yang potensial dan menguntungkan,” kata Fikry

Fikry mengatakan untuk pengalihan penerbangan hari ini, pihak MNA telah memberi tahu para calon penumpang. Adapun penumpang yang tak bersedia dialihkan ke penerbangan Merpati berikutnya, perusahaan akan mengembalikan biaya tiket yang sudah dibayar.

Diberitakan sebelumnya Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan memerintahkan agar PT Merpati Nusantara Airlines segera membentuk anak usaha baru. Anak usaha baru di bidang penerbangan ini nantinya akan ditawarkan kepada pihak lain untuk melakukan kerja sama operasi. Upaya ini dilakukan sebagai langkah penyelamatan maskapai pelat merah itu.

”Sudah menjadi keputusan Menteri Koordinator Perekonomian bahwa Merpati tidak boleh ditutup. Sekarang kami sudah menemukan cara baru ini. Jadi, Merpati membuat anak perusahaan baru yang tidak terkait dengan beban utang induknya,” kata Dahlan Iskan di kantor Menteri BUMN, Jakarta.

Pembentukan anak usaha baru ini sesuai dengan masukan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) yang saat ini ditugasi menangani masalah Merpati. (bh)