Sediakan Perlindungan Usaha dengan Asuransi Mikro

Sediakan Perlindungan Usaha dengan Asuransi Mikro

Deputi manager Kosmik Eko Susanto memberikan paparan di acara Digital Marketing and Financial Literacy di Kaza City Mall, Sabtu (29/4/2017). Foto: sandhi nurhartanto/enciety.co

Perkembangan usaha kecil dan menengah (UKM) yang semakin tumbuh di Indonesia diharapkan dapat menggunakan asuransi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Deputi Manager Konsorsium Asuransi Mikro (Kosmik) Eko Susanto mengatakan, hingga kini di Indonesia telah tersedia asuransi mikro yang resmi berlaku.

Menurut dia, asuransi mikro adalah produk asuransi yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang sederhana fitur dan administrasinya, mudah didapat, ekonomis harganya, serta segera dalam penyelesaian pemberian santunannya.

“Asuransi mikro menyediakan perlindungan dasar atas risiko keuangan yang dihadapi masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Eko Susanto, di depan ratusan peserta pelatihan Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Surabaya dalam acara Digital Marketing and Financial Literacy di Kaza City Mall, Sabtu (29/4/2017).

Ia melanjutkan, asuransi ini juga dapat diperoleh di lingkungan masyarakat umum seperti kantor pos, pegadaian, minimarket, dan supermarket. Premi juga harus terjangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah dan proses pembayaran klaim harus segera dilakukan setelah terjadinya risiko.

Asuransi mikro dapat disediakan oleh perusahaan asuransi berbadan hukum Indonesia yang telah memperoleh izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Beberapa perusahaan asuransi pun dapat melakukan kerjasama untuk menyediakan produk asuransi bersama.

Penjualan asuransi mikro diharapkan meningkat sehingga menjadi bagian dari inklusi keuangan. Asuransi-asuransi tersebut juga bekerja sama dengan beberapa pihak seperti bank, koperasi dan retailers untuk menyalurkan asuransi mikro.

“Premi yang ditawarkan oleh asuransi mikro sangat murah. Premi maksimum hanya sebesar Rp 50 ribu sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah dengan manfaat yang optimal,” papar dia. (wh)