Sebelum Wali Kota, Risma Ngaku Bercita-cita jadi Pedagang

Sebelum Wali Kota, Risma Ngaku Bercita-cita jadi Pedagang
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meninjau stan UKM dalam Road Show Pahlawan Ekonomi 2015 di Kecamatan Pakal, Surabaya, Sabtu (25/7/2015). arya wiraraja/enciety.co

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menegaskan bahwa dirinya sejak lama bercita-cita ingin menjadi seorang pedagang. Keinginan itu tercetus ketika dirinya telah menyelesaikan kuliahnya di ITS) Surabaya. Untuk menjadi pedagang sukses harus dimulai dengan menjadi pelaku penggiat usaha kecil menengah (UKM).

Hal tersebut diungkap Risma saat memberi sambutan dalam acara Road Show Pahlawan Ekonomi (PE) 2015 di Kecamatan Pakal, Surabaya, Sabtu (25/7/2015).

“Jika saya sudah tidak menjadi wali kota lagi, saya akan bergabung dengan Pahlawan Ekonomi dan berjuang dengan ibu-ibu pelaku UKM se-Kota Surabaya ,” tegas wali kota perempuan pertama Surabaya itu.

Pernyataan itu sontak mendapat respons tepuk tangan meriah dari para penggiat UKM se-Kecamatan Pakal.

Risma lalu mengatakan dengan menjadi pedagang tidak ada batasan waktu pengabdian. “Beda kalau menjadi seorang pegawai yang di usia 55 tahun harus pensiun,” cetusnya. Dengan menjadi pedagang, imbuh Risma, kita juga dapat mewariskan ilmu dan usaha kepada anak serta cucu kita di kemudian hari.

Dia juga mengaku iri dengan apa yang dilakukan oleh para pelaku UKM yang telah sukses memajukan usahanya. “Banyak mereka yang sukses dengan bergabung dalam program Pahlawan Ekonomi,” ungkapnya.

Risma mengenang, ketika dia pertama kali mendukung program Pahlawan Ekonomi pada tahun 2010. “Saat itu tahun pertama saya menjabat, kami mengundang pelaku UKM se-Surabaya ke Balai Kota dan kondisinya, parkiran penuh dengan bemo yang disewa oleh mereka,” tutur dia.

Tiga tahun kemudian, sebut Risma, dirinya membuat kegiatan yang sama namun ada suasana yang berbeda kala itu. Ternyata, Balai Kota tidak lagi di padati oleh bemo-bemo sewaan.

“Saya benar-benar kaget, ternyata banyak dari penggiat UKM yang tergabung dalam PE bisa membeli mobil dalam waktu tiga tahun,” tuturnya, lalu tertawa.

Risma juga mengajak masyarakat Surabaya menjadi pelaku UKM andal. Untuk mendukung masyarakat yang ingin menjadi pelaku UKM, setiap Minggu pagi pukul 9.00 WIB, selalu menggelar pelatihan di Kaza City, Jalan Kapas Krampung, Surabaya.

“Pelatihan tersebut masyarakat akan mendapatkan banyak ilmu secara gratis,” tandas Risma.

Dirinya juga berpesan, untuk memulai sebuah usaha butuh keyakinan kuat. “Kita tidak boleh malu untuk menjadi seorang pedagang, karena menjadi pedagang adalah mulia,” pungkasnya. (wh)