Seabad KBS, Manajemen Bertekad Kembalikan Ikon Surabaya

Seabad KBS, Manajemen Bertekad Kembalikan Ikon Surabaya

KBS yang menjadi jujukan warga untuk mengisi liburan. Foto: sandhi nurhartanto/enciety.co

Usia Kebun Binatang Surabaya kini memasuki seabad yang didirikan atas SK Gubernur Jenderal Belanda Nomor 40 pada 31 Agustus 1916 dengan nama Soerabaiasche Planten-en Dierentuin atas jasa seorang jurnalis kolonial bernama H.F.K. Kommer yang memiki ketertarikan akan satwa dan alam.

Melalui segala zaman pergolakan dalam pembentukan Republik Indonesia dan sampai dengan sekarang, usia KBS akan memasuki 100 Tahun pada tanggal 31 Agustus 2016. Di Indonesia hanya tercatat 3 (tiga) Kebun Binatang yang memiliki usia tersebut yaitu Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta; Kebun Binatang Sriwedari, Solo, sudah tidak terlihat jejaknya sampai kini; dan Kebun Binatang Surabaya yang terletak di jantung kota Surabaya merupakan salah satu kawasan terbuka hijau dan merupan icon urban Kota Surabaya.

Dengan sejarah panjang penuh pergolakan dan sempat terkenal sebagai salah satu Kebun Binatang terlengkap akan komposisi satwa pada tahun 1980-an, memasuki era tahun 2000 gelar tidak sedap pernah disandang sebagai Zoo of Death karena angka kematian yang sangat fantastis pada Periode 2006-2009.

Seluruh dunia mengutuk dan KBS berada di titik paling rendah dalam eksistensinya sebagai Kebun Binatang yang menyediakan tidak hanya sarana konservasi, tetapi juga untuk peruntukan edukasi dan taman rekreasi yang sehat.