SBY Resmikan Terminal Multipurpose Teluk Lamong

 

SBY Resmikan Terminal Multipurpose Teluk Lamong

Presiden RI Soersilo Bambang Yudhoyono (SBY) meresmikan proyek pembangunan Terminal Multipurpose Teluk Lamong melalui video conference, Jumat (5/9/2014).

Dalam video conference tersebut, SBY melakukan dialog singkat bersama Gubernur Jawa Timur Soekarwo didampingi Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia III Djarwo Surjanto.

Diskusi yang disampaikan Gubernur Soekarwo kemarin juga melaporkan sejumlah proyek nasional yang bersumber dari swasta maupun APBN yang masuk sebagai MP3EI. Untuk proyek yang masuk koridor MP3EI di Jatim diantaranya double track kereta api, Bandara Internasional Juanda Terminal 2, dan Teluk Lamong yang sudah rampung.

Presiden SBY dalam sambutannya sebelum video conference dengan enam gubernur dareah menyatakan, MP3EI dulunya dinilai skeptis dan kini dianggap berhasil.

“Karena negara tidak mungkin harus membiayai semua proyek infrastruktur. Dimana 40 persen pembangunan dilakukan investor swasta, 25 persen bersumber dari BUMN, dan 15 persen APBN dan APBD,” jelasnya.

Untuk proyek MP3EI di Jawa sebanyak 19 proyek, dimana terdapat 11 proyek pembangunan di Jawa Timur. Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo melaporkan kepada presiden, bila Teluk Lamong sudah siap untuk dioperasikan.

Kepada wartawan selepas melakukan video conference, Soekarwo menyebut dampak dari pembangunan Teluk Lamong sangat besar bagi perekonomian Jatim maupun Indonesia Timur.

“Tentunya pembangunan Teluk Lamong yang masuk proyek MP3EI ini bisa membuat competitiveness Jatim naik. Selain itu, Jatim bisa menjadi barometer dan generator ekonomi yang penting tidak hanya regional, tetapi juga nasional khususnya Kawasan Indonesia Timur,” urai pria berkumis itu.

Dalam acara yang disiarkan langsung televisi swasta itu, Terminal Multipurpose Teluk Lamong memamerkan sejumlah truck berbahan bakar gas dan Automotic Terminal Tractor (ATT) yang akan beroperasi di Teluk Lamong.

Selain itu peralatan yang sudah terpasang adalah Shore to Ship Crane, Automatic Stacking Crane, dan Stradle Carrier yang semuanya merupakan peralatan bebas emisi. Teluk  Lamong memiliki semangan echo green port, dimana semua peralatannya menggunakan listrik. Khusus untuk ATT menggunakan bahan bakar solar Euro 5 yang memiliki pembuangan emisi lebih aman.

Secara seremonial, peresmian Terminal Multipurpose Teluk Lamong tidak dilakukan lantaran presiden SBY juga melakukan video conference dengan enam gubernur lainnya. Secara berurutan, video conference melibatkan Gubernur Papua Lukas Enembe, Gubernur NTB Zainul Majdi, Gubernur Sulawesi Tenggara Longki Djanggola. Kemudian Gubernur Kalimatan Barat Cornelis, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho. (wh)