SBY: Kerajaan Majapahit Inspirasi Bangsa

SBY: Kerajaan Majapahit Inspirasi Bangsa

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Ani Yudhoyono ke Museum Majapahit, Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/1/2014). Kunjungan tersebut menjadi lawatan kebudayaan pertama pada Tahun Kebudayaan Jatim. Didampingi Gubernur Jatim Soekarwo, rombongan memasuki ruang pamer artefak yang terletak di sisi kanan dan kiri museum.

SBY mengagumi peradaban Kerajaan Majapahit. “Kerajaan Majapahit memiliki tata pemerintahan yang modern di zamannya, yakni abad 14. Pada tata pemerintahannya terdapat manajemen pemerintahan, struktur pemerintahan, dan hubungan internasional sangat pesat di masanya,” ujarnya di sela-sela kunjungan.

Menurutnya, Kerajaan Majapahit menjadi inspirasi tersendiri bagi Indonesia ke depan. SBY mengakui, seharusnya Majapahit menjadi inspirasi bagi bangsa. Jika pada abad 14 Majapahit sudah berjaya, seharusnya Indonesia bisa lebih berjaya di abad 21 ini. Presiden ke-7 itu beranggapan, wisata museum Majapahit adalah wisata sejarah yang luar biasa, sehingga layak menjadi studi sejarah bagi wisatawan dalam negeri maupun luar negeri.

Proses restorasi lantas diharapkan berjalan dengan baik agar kelak bisa menjadi cagar budaya dan wisata sejarah yang besar dan tinggi. “Kesejahteraan masyarakat di sekitar tempat ini juga tidak boleh dihiraukan. Wisata sejarah ini ya untuk sejarah, untuk warisan, untuk Indonesia masa depan, sekaligus harus mendatangkan kesejahteraan. Singkatnya, menjadi rezeki bagi saudara-saudara kita yang tinggal di sini,” tuturnya.

Gubernur Soekarwo menjelaskan, sebagai situs sejarah dan budaya, pihaknya berkewajiban menjaga dan melestarikan situs peninggalan Majapahit, agar menjadi pelajaran dan kebanggaan bagi bangsa.

Situs berukuran 11 x 11 kilometer di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto didaftarkan ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco) sebagai salah satu situs sejarah warisan dunia. Restorasi 296 bangunan rumah di Desa Bejijong pun dilakukan supaya menyerupai bangunan rumah di zaman Majapahit. “Biaya restorasi setiap rumah tersebut mencapai Rp 20 juta hingga Rp 25 juta. Proses retorasi tersebut ditargetkan selesai tahun 2017,” papar pria yang akrab disapa Pakde Karwo itu.

Museum Trowulan adalah museum arkeologi yang terletak di Trowulan, Mojokerto. Museum ini dibangun untuk menyimpan berbagai artefak dan temuan arkeologi yang ditemukan di sekitar Trowulan. Tempat ini adalah salah satu lokasi bersejarah terpenting di Indonesia yang berkaitan dengan sejarah Kerajaan Majapahit.

Mayoritas koleksi museum ini berasal dari masa Kerajaan Majapahit. Namun juga mencakup berbagai era sejarah di Jatim, seperti Kerajaan Kahuripan, Kediri, dan Singosari. Terletak di tepi barat Kolam Segaran, Trowulan memiliki koleksi relik yang berasal dari masa Majapahit terlengkap di Indonesia.(wh)