SBY: Asia Timur Menghangat, China Selatan Belum Teduh

SBY:  Asia Timur Menghangat, China Selatan Belum TeduhPresiden Susilo Bambang Yudhoyono, Minggu (15/12/2013), tiba kembali ke tanah air sekaligus mengakhiri kunjungan kenegaraannya ke Jepang untuk menghadiri pertemuan ASEAN plus Jepang.

Di Bandara Halim Perdanakusuma, Presiden mengatakan, ada yang berbeda dari pertemuan yang rutin dilakukan tersebut. Tidak seperti biasanya, isu mengenai stabilitas politik dan keamanan menjadi topik hangat yang dicarakan selain masalah ekonomi di kawasan.

“Jepang sebagai tuan rumah menganggap ketegangan di Asia Timur ini tidak boleh dibiarkan, harus ada langkah- langkah. Jepang juga berharap ASEAN peduli dan melakukan partisipasi dan kontribusinya, itulah yang akhirnya mewarnai summit kita,” ungkapnya.

Kepala Negara mengatakan dalam pertemuan tingkat tinggi peringatan 40 tahun hubungan Jepang-ASEAN yang berlangsung di Tokyo selain membicarakan agenda perekonomian seperti yang telah dibahas sejak KTT G-20 di St Petersburg Rusia, APEC Bali dan KTT Asia Timur di Brunei Darussalam, pembicaraan juga diwarnai pembahasan mengenai situasi ketegangan di kawasan Asia Timur.

Penanganan memanasnya suhu politik dan keamanan di Asia Timur, menurut Presiden, menjadi salah satu poin kesepakatan negara-negara ASEAN plus Jepang. Negara kawasan Asia Timur dan Tenggara berkomitmen untuk menjaga stabilitas keamanan agar kerja sama antarnegara tetap bisa berjalan dengan baik.

Selain itu, negara-negara tersebut juga sepakat untuk mencegah penggunaan kekuatan militer dan mematuhi hukum internasional.

“Itulah paketnya, sudah dilaksanakan dan kita ingin meningkatkan lagi. Apalagi, Asia Timur menghangat. Sementara itu, Laut China Selatan belum bisa dikatakan teduh,” ungkapnya.

Presiden Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono tiba di Bandara Halim Perdanakusuma setelah bertolak dari Bandara Haneda Tokyo pada Minggu dini hari pukul 00.00 waktu setempat atau Sabtu (14/12) pukul 22.00 WIB. Presiden dan rombongan tiba di Jakarta pukul 06.00 WIB dan langsung menyampaikan keterangan pers di ruang VIP Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.

Menyambut kedatangan Presiden antara lain Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Kesra Agung Laksono, para Kepala Staf Angkatan, Panglima TNI, Kapolri dan sejumlah pejabat lainnya.(ant/bh)