Satya Nadella, CEO Microsoft, Penerus Jejak Bill Gates

Satya Nadella, CEO Microsoft, Penerus Jejak Bill Gates

Microsoft memutuskan satu nama pengisi posisi CEO penerus Bill Gates. Santer dikabarkan bahkan bos baru ini mungkin dapat menghapus Gates dari posisi pimpinan tertinggi, Bloomberg melaporkan.

Seperti diberitakan Bloomberg mengabarkan bahwa CEO Microsoft berikutnya adalah Satya Nadella, seorang wakil presiden eksekutif di perusahaan itu.

Berita itu menguatkan laporan sebelumnya dari Recode Kara Swisher bahwa Microsoft akan memilih Satya Nadella sebagai CEO.

Satya Nadella telah bekerja untuk Microsoft selama 20 tahun dan namanya selalu konsisten menjadi kandidat internal papan atas untuk posisi CEO.

Sebelum reorganisasi eksekutif Microsoft baru-baru ini, Satya Nadella bertanggung jawab atas keamanan server dan alat-alat bisnis perusahaan. Dia juga bekerja dalam penelitian dan pengembangan untuk layanan online dan menjadi wakil presiden divisi bisnis.

Masuk akal jika Gates mengundurkan diri dari kursi dewan pimpinan Microsoft. Secara teori, CEO baru Microsoft itu mungkin tidak ingin dua pendahulunya, Gates dan CEO saat ini Steve Ballmer, menonton jalannya perusahaan dari papan.

Microsoft memulai pencarian CEO pada bulan Agustus 2013 ketika Ballmer mengumumkan ia berencana untuk pensiun dalam waktu satu tahun. Sejak itu, orang mulai melemparkan beberapa nama pengganti Ballmer, termasuk CEO Ford, Alan Mulally.

Orang terakhir ini kemudian keluar dan secara terbuka menyatakan dia tidak akan mengambil pekerjaan CEO di Microsoft. Kandidat internal potensial lainnya adalah Tony Bates, Wakil Presiden pengembangan bisnis, dan Stephen Elop, mantan CEO Nokia yang bergabung setelah Nokia dijual ke Microsoft.

Reaksi awal terhadap penunjukan Satya Nadella tampaknya cukup positif. Aaron Levie, CEO cloud storage startup Box, menulis dalam akun twitter-nya: “Satya adalah sosok yang kuat untuk CEO. (Dia) mengerti bagaimana membangun platform dan memiliki visi yang kuat untuk masa depan.” (bh)