Satukan Suara, Risma Buka Posko Aduan Pedagang Pasar Turi

Satukan Suara, Risma Buka Posko Aduan untuk Pedagang Pasar Turi
Pembangunan Pasar Turi yang masih bermasalah. avit hidayat/enciety.co

Setelah melakukan diskusi terbuka dan menerima berbagai keluhan dari para pedagang Pasar Turi Surabaya, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini pun memutuskan membuka posko aduan pedagang Pasar Turi.

“Nanti saya akan buatkan rangkuman dari hasil (diskusi) ini. Saya juga meminta agar masing-masing pedagang untuk membuat surat keluhan dan keinginan Pedagang Pasar Turi,” terang Risma di hadapan sedikitnya 500 pedagang di lantai 6 Graha Sawunggaling Surabaya, Jumat (7/11/2014).

Risma pun meminta agar semua pedagang membuat surat aduan tersebut tanpa terkecuali. Bahkan jika pedagang mempunyai 10 stan maka harus memberikan 10 surat aduan sekaligus. Totalnya diperkirakan akan mencapai 3.780 surat aduan.

“Saya beri waktu satu minggu cukup?” dijawab pedagang dengan meminta waktu lebih lama karena banyak pedagang yang berada di luar kota. “Oke kalau begitu saya beri waktu dua minggu terhitung dari sekarang sampai 21 November mendatang,” tegasnya.

Untuk itu, Risma pun akan membuka posko aduan di Taman Surya Surabaya mulai Sabtu (8/11/1014) hingga 21 November mendatang. “Bapak sampaikan semua keluhannya dan sampaikan keinginan bapak,” jelasnya.

Menanggapi usulan pembukaan posko aduan tersebut, para pedagang Pasar Turi pun sepakat ikut membantu dengan membuat posko aduan di depan Kantor Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya.

“Nanti kita akan buka posko aduan juga di posko Kelompok Pedagang Pasar Turi Surabaya (Kompag) depan kantor PMK Surabaya,” sambut Abdul selaku Koordinator Kompag Surabaya.

Lebih lanjut, Risma pun meminta kepada pedagang untuk terus berdoa dan berdoa. “Saya akan tunggu sampai 21 November nanti. Kita juga harus memohon pada Tuhan agar diberi jalan terbaik,” akhirinya. (wh)