Saratoga Capital Minati Tender MRT Surabaya

Sandiaga Uno dan Tri Rismaharini dalam summit investor di balai kota Surabaya

Tak sia-sia langkah Wali Kota Tri Rismaharini menjadikan Surabaya sebagai kota perdagangan dan jasa. Ini setelah sejumlah investor berniat menanamkan investasi di Kota Pahlawan.

Yang mutakhir, terselenggaranya pertemuan tahunan antar investor Saratoga Capital dari Amerika, Eropa, dan Asia Utara digelar di Kota Surabaya. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Kota Surabaya, Minggu (17/11/2013) lalu. Sebelumnya, investor summit selalu digelar di Jakarta dan Bali.

“Ini juga untuk kali pertama, investor summit digelar di pemerintahan karena sebelumnya selalu digelar di perusahaan swasta,” ujar Sandiaga Uno, salah seorang founding father Saratoga Capital.

Hadir pula dalam pertemuan itu Edwin Soeryadjaya, Michael Soeryadjaya, dan Marissa Soeryadjaya. Juga Paul Roombeek (presiden director Mandala Airline) dan Darmono Doyoatmojo (chairman Medco Power Indonesia).

Sandiaga mengatakan, pihaknya mengetahui Surabaya tercatat sebagai kota ter-comfortable nomor sembilan di dunia. Ternyata hal itu benar adanya. “Kita kagum atas kemajuan Surabaya yang sangat representatif untuk investasi. Kita berkeinginan banyak berinvestasi di Surabaya. Surabaya jadi daya tarik tersendiri,” tutur Sandiaga.

Sandiaga mengaku banyak pelajaran dari pola kepemimpinan Wali Kota Tri Rismaharini. Bahwa pemimpin yang baik itu memiliki detail dalam perencanaan dan penggunaan inovasi. Sekarang banyak investor yang melihat kemajuan Surabaya di bawah kepemimpinan Wali Kota Risma.

Dia menyebut Pemkot Surabaya ada lompatan fenomenal. Hal itu, papar Sandiaga, ditentukan kemampuan sang pemimpin untuk menginspirasi SDM di sekitarnya. “Seperti yang ibu wali sampaikan tadi, pendekatan SDM itu dengan hati, tidak boleh mempermalukan anak buah di depan umum. Selama ini kita kurang melihat itu karena kita fokus pada angka-angka dan profit oriented,” tandasnya.

Di sisi lain, Sandiaga mangatakan, pihaknya memastikan akan ada beberapa investor yang akan mengikuti proses tender pembangunan Mass Rapid Trans (MRT) di Surabaya. Ia yakin proses tender MRT Surabaya transparan.

Wali Kota Tri Rismaharini berharap diharapkan para investor tertarik untuk berinvestasi di Surabaya setelah mengatahui kondisi dan rencana pembangunan Kota Surabaya ke depan. Sebab, semakin banyak investor yang berinvetasi, maka akan semakin bagus bagi pertumbuhan kota.

“Mereka sudah melihat Surabaya bergerak dan bisa membangun, sehingga kalau mereka mau investasi tidak perlu ragu lagi. Biasanya mereka takut dan bertanya-tanya, apa betul insfrastrukturnya ada. Karena kalau investasi uang kan tidak semudah kayak beli barang. Mereka harus lihat jangka panjang. Kalau tidak ada kepastian tentu mereka khawatir kalau sudah investasi tapi tidak bisa jalan,” papar Risma.

Soal rencana pembangunan MRT, Risma menegaskan, pihaknya  mempersilakan jika ada investor tertarik ikut serta. “Nanti kan ada tender, mereka bisa ikuti. Mereka sudah tahu alamatnya, mereka bisa tahu progress di website kita,” tandas Risma.

Kepala Bagian Kerja Sama Pemkot Surabaya Ifron Hady Susanto menambahkan, paparan wali kota sudah detail dalam memberikan pemahaman orientasi Kota Surabaya ke depan akan seperti apa dengan status sebagai kota perdagangan dan jasa.

“Paparan Bu wali sudah detail. Akses transportasi mudah, perizinan mudah, pembangunan jalan terus, kota aman dan nyaman. Harapan kita tentu, melalui kegiatan ini, ada banyak investor yang tertarik berinvestasi di Surabaya,” jelas Ifron. (wh)